View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agricultural Technology
      • UT - Food Science and Technology
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agricultural Technology
      • UT - Food Science and Technology
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Validasi Metode dan Penentuan Kadar Citrinin dalam Angkak dengan Instrumen Liquid Chromathography-Mass Spectrometry/Mass Spectrometry (LC-MS/MS).

      Thumbnail
      View/Open
      Fullteks (13.51Mb)
      Date
      2017
      Author
      Kartika, Ghina
      Faridah, Didah Nur
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Angkak merupakan produk fermentasi beras menggunakan khamir Monascus purpureus. Fermentasi tersebut menghasilkan metabolit sekunder, salah satunya adalah komponen toksik, yaitu citrinin. Tujuan penelitian ini adalah melakukan validasi metode citrinin dan menentukan kadar citrinin dalam angkak dengan instrumen Liquid Chromatography-Mass Spectrometry/ Mass Spectrometry (LCMS/ MS). Hasil penelitian ini akan dijadikan basis data untuk penelitian selanjutnya, yaitu pemilihan angkak untuk pangan fungsional dengan kadar citrinin paling rendah. Validasi yang dilakukan meliputi, uji unjuk kerja instrumen dan validasi metode analisis citrinin dengan LC-MS/MS. Parameter yang digunakan dalam validasi metode ini, antara lain linearitas, presisi luas area, presisi waktu retensi, limit deteksi instrumen (iLOD), dan limit kuantifikasi instrumen (iLOQ), presisi sampel, limit deteksi metode, serta akurasi dan presisi rekoveri. Penelitian ini menggunakan angkak sebanyak 22 sampel yang berasal dari daerah berbeda. Angkak yang akan dianalisis terlebih dahulu dihancurkan dan diekstrak menggunakan pelarut metanol. Hasil unjuk kerja instrumen menunjukkan bahwa citrinin memiliki waktu retensi sebesar 15.06 menit. Instrumen LC-MS/MS menunjukkan kinerja yang baik pada linearitas instrumen dengan kisaran konsentrasi 10-80 μg/L karena memiliki R2>0.990, yaitu bernilai 0.997. Nilai presisi waktu retensi untuk citrinin juga telah memenuhi persyaratan AOAC (2012), yaitu sebesar 0.03 % lebih rendah dari 2.00 %. Nilai presisi luas area citrinin adalah 1.15 %. Nilai limit deteksi (iLOD) dan limit kuantifikasi instrumen (iLOQ) adalah 0.116 μg/L dan 0.386 μg/L. Uji rekoveri dilakukan pada konsentrasi rendah hingga tinggi, yaitu 6.00, 7.50, dan 9.00 mg/kg sampel dan memberikan akurasi secara berturut-turut, yaitu 122.17, 103.16, dan 109.63 % dengan presisi 3.28-6.24 % dimana nilai RSDa lebih kecil dibandingkan dengan RSDH pada setiap konsentrasi. Berdasarkan hasil tersebut, maka metode analisis citrinin dalam angkak dengan instrumen LC-MS/MS dinyatakan valid. Kadar citrinin yang terdeteksi pada sampel angkak dari Jabodetabek rata-rata 7.30 ± 3.72 mg/kg, sedangkan yang berasal dari 5 daerah lainnya sebesar 7.72 ± 4.66 mg/kg.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/89311
      Collections
      • UT - Food Science and Technology [3623]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository