Evaluasi Metode UAE (Ultrasound Assisted Extraction) untuk Analisis Senyawa Capsaicinoid di PT XYZ.
| dc.contributor.advisor | Nurjanah, Siti | |
| dc.contributor.author | Viera, Viano Piere Diaz | |
| dc.date.accessioned | 2019-05-20T01:51:00Z | |
| dc.date.available | 2019-05-20T01:51:00Z | |
| dc.date.issued | 2019 | |
| dc.identifier.uri | http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/97472 | |
| dc.description.abstract | Capsaicinoid merupakan kelompok senyawa aktif yang berkontribusi memberikan sensasi pedas pada cabai. Analisis konsentrasi capsaicinoid dengan metode reflux condenser yang diterapkan di PT XYZ membutuhkan waktu ekstraksi selama dua jam dan menggunakan instrument khusus High Performance Liquid Chromatography (HPLC) UV-VIS. Penelitian bertujuan untuk mengevaluasi Metode Ultrasound Assisted Extraction (UAE) untuk ekstraksi dan analisis kadar capsaicinoid di PT XYZ serta mengeksplorasi penggunaan filtrasi arang aktif dalam penentuan konsentrasi capsaicin melalui spektrofotometri. Sampel yang digunakan adalah cabai merah dan rawit, cabai kering, serta beberapa produk sambal. UAE pada sampel dilakukan menggunakan etanol sebagai pelarut dan waktu ekstraksi selama 20 menit pada ultrasonic waterbath (360W). Data konsentrasi capsaicin dari metode UAE dibandingkan dengan data dari metode reflux condenser dengan paired t-test. Tes efektifitas filtrasi arang aktif dilakukan dengan menganalisis ekstrak capsaicin yang telah ditambahkan arang aktif dan disaring menggunakan kertas saring Whatman 41. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kepedasan tertinggi dimiliki oleh cabai kering sebesar 19033.65 SHU, pada cabai segar kepedasan tertinggi dimiliki oleh cabai rawit merah sebesar 11446.16 SHU, diikuti oleh cabai rawit putih (7777.93 SHU), dan cabai merah besar (1216.58 SHU). Metode UAE memberikan hasil yang tidak berbeda dengan metode ekstraksi reflux condenser pada t-test sehingga metode UAE dapat menggantikan metode ekstraksi reflux condenser. Proses filtrasi arang aktif tidak cocok diterapkan karena capsaicinoid dari ekstrak bening tidak terdeteksi pada HPLC. | id |
| dc.language.iso | id | id |
| dc.publisher | Bogor Agricultural University (IPB) | id |
| dc.subject.ddc | Food Technology | id |
| dc.subject.ddc | Capsaicinoid | id |
| dc.subject.ddc | 2018 | id |
| dc.subject.ddc | Bogor-Jawa Barat | id |
| dc.title | Evaluasi Metode UAE (Ultrasound Assisted Extraction) untuk Analisis Senyawa Capsaicinoid di PT XYZ. | id |
| dc.type | Undergraduate Thesis | id |
| dc.subject.keyword | arang aktif | id |
| dc.subject.keyword | capsaicinoid | id |
| dc.subject.keyword | ultrasound assisted extraction | id |

