View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agricultural Technology
      • UT - Food Science and Technology
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agricultural Technology
      • UT - Food Science and Technology
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Uji Kesepadanan Sifat Fisikokimia antara Tepung Kedelai Lokal, Tepung Kedelai Impor Transgenik, dan Nontransgenik

      Thumbnail
      View/Open
      Fulltext (15.57Mb)
      Date
      2018
      Author
      Purwanto, Anthony
      Purnomo, Eko Hari
      Astawan, Made
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Kedelai merupakan sumber protein nabati dengan kandungan asam amino esensial yang cukup lengkap. Bahan baku kedelai di Indonesia mayoritas berasal dari Amerika yang sekitar 75%-nya merupakan kedelai transgenik/GMO Roundup Ready. Salah satu bentuk olahan bahan baku kedelai yang dapat diolah secara praktis dan mudah adalah tepung kedelai. Tujuan dari penelitian ini adalah membandingkan sifat fisikokimia tepung kedelai lokal, kedelai impor transgenik, dan kedelai impor nontransgenik yang dihasilkan dari oven udara panas dan pengering kabinet. Penelitian ini dibagi menjadi dua tahapan yaitu penelitian pendahuluan berupa sifat fisik dan kimia tiga varietas kacang kedelai dan penelitian utama yang berupa proses pembuatan tepung serta dianalisis sifat fisik dan kimianya. Hasil analisis pendahuluan menunjukkan kedelai lokal memiliki dimensi panjang, tebal, volume, densitas kamba, berat per 100 biji, dan kadar protein yang lebih tinggi dibandingkan kedelai GMO impor dan kedelai non-GMO impor. Hasil analisis utama menunjukkan bahwa interaksi faktor varietas kedelai dengan jenis pengering berpengaruh nyata terhadap rendemen, warna, aktivitas air, densitas kamba, sudut repos, kadar air, abu, karbohidrat, dan kapasitas antioksidan pada tepung kedelai. Faktor jenis pengering dapat mempengaruhi respons-respons tersebut dikarenakan perbedaan prinsip kerja pada kedua pengering tersebut. Namun interaksi antara kedua faktor tidak berpengaruh nyata (p>0.05) terhadap respons kadar protein, lemak, dan total kadar fenol. Berdasarkan respons-respons yang telah diukur, pembuatan tepung kedelai terbaik dihasilkan dari pengering kabinet. Oleh karena itu, analisis kadar mineral dan asam amino hanya dilakukan pada tepung kedelai yang diproses dengan pengering kabinet. Berdasarkan hasil pengukuran sifat fisik dan kimia pada tepung kedelai, tepung kedelai lokal yang diproses dengan pengering kabinet memiliki kualitas paling baik dibandingkan tepung kedelai lainnya.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/96736
      Collections
      • UT - Food Science and Technology [3623]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository