Browsing UT - Nutrition Science by Subject "dietary fiber"
Now showing items 1-12 of 12
-
Formulasi Bubur Ready to Eat Berbasis Kacang Hijau (Vigna radiata) dan Beras Hitam (Oryza sativa L.) sebagai Pangan Darurat
(2022-03)Indonesia terletak pada Pacific Ring of Fire atau jalur rangkaian gunung api yang membuat Indonesia rawan akan bencana alam. Dampak bencana mengakibatkan sulit untuk masyarakat dalam memenuhi kebutuhan terhadap pangan yang ... -
Optimasi Formula Brownies Berbasis Tepung Talas Banten (Xanthosoma undipes K. Koch) sebagai Pangan Sumber Serat
(2011)Berbagai penelitian epidemiologis telah membuktikan peranan fisiologis serat makanan terhadap sistem pencernaan manusia. Namun konsumsi serat masyarakat Indonesia masih tergolong kurang dari Angka Kecukupan Gizi (AKG) untuk ... -
Pemanfaatan Tepung Sorghum (Sorghum bicolor L moench) pada Pembuatan Snack bar Tinggi Serat Pangan dan Sumber Zat Besi Untuk Remaja Puteri
(2011)tan snack bar tinggi serat dan sumber zat besi untuk remaja puteri. Tujuan khusus yang ingin dicapai adalah: 1. mempelajari sifat fisik, sifat fungsional, dan sifat kimia tepung sorghum; 2. menentukan proses pembuatan snack ... -
Pemanfaatan Tepung Sorghum (Sorghum bicolor L moench) pada Pembuatan Snack Bar Tinggi Serat Pangan dan Sumber Zat Besi Untuk Remaja Puteri
(2011)One of the habits of adolescents are consuming snacks high in fat and low in fiber. Adolescent girls snacking more often than men. In addition to the problem of unhealthy eating habits among adolescents, there is also the ... -
Pengaruh Pemberian Mi Rumput Laut terhadap Status Gizi dan Kolesterol pada Penderita Hiperglikemia dan Obesitas
(2024)Mi rumput laut merupakan pangan fungsional dengan kandungan serat yang cukup tinggi. Produk ini diharapkan dapat membantu mengontrol kadar kolesterol darah dan memberbaiki status gizi penderita hiperglikemia dan obesitas. ... -
Pengaruh Substitusi Tepung Bekatul terhadap Kandungan Serat Pangan Produk Chips Tepung Talas Belitung (Xanthosoma sagittifolium)
(2023)Hasil Riskesdas (2018) menunjukkan bahwa mayoritas penduduk Indonesia berusia >10 tahun (95,5%) termasuk daIam kategori kurang dalam mengonsumsi serat. Konsumsi serat memiliki efek antikanker, antibakteri, antiinflamasi, ... -
Pengembangan Granola Bar Berbahan Beras Hitam dan Kedelai Hitam sebagai Camilan Sumber Protein dan Tinggi Serat
(2022)Kebiasan konsumsi camilan yang tidak tepat, serta rendahnya konsumsi serat dan protein dapat meningkatkan sindrom metabolik. Beras hitam dan kedelai hitam memiliki kandungan zat gizi yang baik, terutama pada kandungan ... -
Pengembangan Granola Bar Berbahan Beras Hitam, Biji Labu Kuning, dan Biji Chia sebagai Camilan Tinggi Serat
(2024)Pola konsumsi di masa kini cenderung berubah dengan gaya hidup dinamis. Masyarakat cenderung memilih makanan siap santap dan jajanan yang umumnya tinggi kalori, lemak, garam, gula, dan rendah serat yang mendukung perkembangan ... -
Pengembangan Kue Satu Kacang Hijau dan Kurma sebagai Pangan Tinggi Serat
(2025)Pola konsumsi masyarakat Indonesia yang mengonsumsi makanan tinggi kalori dan rendah serat turut berkontribusi terhadap rendahnya asupan serat harian. Kacang hijau mengandung serat pangan tinggi, terutama pada bagian kulit ... -
Pengembangan Pangan Lokal Berbahan Tepung Sorgum sebagai Biskuit Tinggi Serat untuk Remaja
(2021)Menurut Riskesdas (2018), sebanyak 95,5% penduduk Indonesia dengan umur (≥5 tahun) kurang mengonsumsi buah dan sayuran, hal ini dapat diartikan bahwa masyarakat di Indonesia terutama remaja belum mencukupi kebutuhan ... -
Pengembangan Puding Pisang Ambon dan Murbei Hitam sebagai Pangan Sumber Kalium dan Sumber Serat untuk Lansia
(2024)Pada usia lanjut umumnya seseorang didiagnosis mengalami hipertensi, gangguan fungsi fisiologis, dan gangguan sensorik. Tingginya angka prevalensi hipertensi pada lansia di Indonesia dapat dikaitkan dengan kurangnya konsumsi ... -
The use of sorghum flour in making high of dietary fiber snack bar and source of iron for adolescent girls
(2011)One of the habits of adolescents are consuming snacks high in fat and low in fiber. Adolescent girls snacking more often than men. In addition to the problem of unhealthy eating habits among adolescents, there is also the ...

