Show simple item record

dc.contributor.advisorSyarief, Hidayat
dc.contributor.advisorMartianto, Drajat
dc.contributor.authorRitonga, Anggi Andarini
dc.date.accessioned2018-04-20T02:45:08Z
dc.date.available2018-04-20T02:45:08Z
dc.date.issued2017
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/91836
dc.description.abstractPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis perubahan pola konsumsi pangan pasca penerapan Peraturan Presiden nomor 22 tahun 2009 tentang Percepatan Penganekaragaman Konsumsi Pangan Berbasis Sumberdaya Lokal. Analisis dilakukan menggunakan dua pendekatan yaitu wilayah dan tingkat pendapatan. Desain penelitian yang digunakan adalah deksriptif kuantitatif. Penelitian dilakukan selama bulan Mei-Juli 2017. Data yang digunakan merupakan data sekunder hasil Survey Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) tahun 2009, 2012, dan 2015. Provinsi DIY masih belum mampu mencapai sasaran skor PPH yang ditetapkan meskipun terus mengalami peningkatan yaitu 80.7 (2012) dan 83.7 (2015). Masyarakat kota dan desa memiliki pola konsumsi pangan yang hampir sama. Kuantitas dan kualitas konsumsi pangan meningkat seiring dengan meningkatnya pendapatan. Perlu upaya khusus untuk memperbaiki konsumsi pangan rumah tangga berpendapatan rendah melihat capaian skor PPH yang hanya berkisar antara 42-57.id
dc.language.isoidid
dc.publisherBogor Agricultural University (IPB)id
dc.subject.ddcCommunity nutritionid
dc.subject.ddcFood consumptionid
dc.subject.ddc2017id
dc.subject.ddcDI Yogyakartaid
dc.titlePerkembangan Pola Konsumsi Pangan menurut Wilayah dan Tingkat Pendapatan di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta.id
dc.typeUndergraduate Thesisid
dc.subject.keywordPangan lokalid
dc.subject.keywordPenganekaragaman konsumsi panganid
dc.subject.keywordPola konsumsi panganid
dc.subject.keywordPola pangan harapanid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record