Perkembangan Pola Konsumsi Pangan menurut Wilayah dan Tingkat Pendapatan di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta.
View/ Open
Date
2017Author
Ritonga, Anggi Andarini
Syarief, Hidayat
Martianto, Drajat
Metadata
Show full item recordAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perubahan pola konsumsi pangan pasca penerapan Peraturan Presiden nomor 22 tahun 2009 tentang Percepatan Penganekaragaman Konsumsi Pangan Berbasis Sumberdaya Lokal. Analisis dilakukan menggunakan dua pendekatan yaitu wilayah dan tingkat pendapatan. Desain penelitian yang digunakan adalah deksriptif kuantitatif. Penelitian dilakukan selama bulan Mei-Juli 2017. Data yang digunakan merupakan data sekunder hasil Survey Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) tahun 2009, 2012, dan 2015. Provinsi DIY masih belum mampu mencapai sasaran skor PPH yang ditetapkan meskipun terus mengalami peningkatan yaitu 80.7 (2012) dan 83.7 (2015). Masyarakat kota dan desa memiliki pola konsumsi pangan yang hampir sama. Kuantitas dan kualitas konsumsi pangan meningkat seiring dengan meningkatnya pendapatan. Perlu upaya khusus untuk memperbaiki konsumsi pangan rumah tangga berpendapatan rendah melihat capaian skor PPH yang hanya berkisar antara 42-57.
Collections
- UT - Nutrition Science [3184]
