View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agricultural Technology
      • UT - Food Science and Technology
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agricultural Technology
      • UT - Food Science and Technology
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Ketahanan Bakteri Asam Laktat Terenkapsulasi Selama Pembuatan Laru Tempe Campuran

      Thumbnail
      View/Open
      Fulltext (16.25Mb)
      Date
      2017
      Author
      Mawasti, Titi
      Hariyadi-Dewanti, Ratih
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Tempe telah diketahui mengandung senyawa biokatif isoflavon aglikon dan juga BAL yang berpotensi untuk dikembangkan menjadi pangan fungsional. Penelitian untuk mengembangkan laru campuran untuk tempe dengan probiotik telah dilakukan sebelumnya, namun BAL tidak dapat bertahan selama proses pengeringan laru. Penelitian ini bertujuan untuk memperbaiki metode pembuatan tempe dan meningkatkan ketahanan BAL L. rhamnosus R23 selama pengeringan laru dengan metode mikroenkapsulasi teknik emulsi. Substrat laru yang digunakan pada penelitian ini ialah onggok dan beras (3 : 1). Kapang yang digunakan ialah R. oligosporus yang ditambahkan sekitar 4 log CFU/g substrat dan khamir C. krusei yang menstimulasi produksi aglikon dari isoflavon dalam kedelai ditambahkan sekitar 5 log CFU/g substrat. Substrat diinkubasi pada suhu 30 0C selama 72 jam hingga diperoleh jumlah kapang sekitar 8 log CFU/g dan khamir sekitar 10 log CFU/g. L. rhamnosus R23 diberi perlakuan mikroenkapsulasi dengan teknik emulsi menggunakan alginat 3 % sebagai enkapsulan untuk meningkatkan ketahanan BAL selama pengeringan. Hasil enkapsulasi menunjukkan jumlah BAL dalam kapsul sebanyak 11.50 log CFU/g enkapsulat. Penambahan BAL terenkapsulasi sebanyak 10 %, 1 % dan 0.1 % dari jumlah substrat dilakukan sebelum pengeringan. Pengeringan dilakukan menggunakan tray dryer pada suhu 50 0C selama 3 jam. Setelah pengeringan diperoleh jumlah kapang di akhir pengeringan sekitar 7 log CFU/g dan khamir sekitar 9 log CFU/g. Jumlah BAL di akhir pengeringan pada laru dengan penambahan BAL terenkapsulasi sebanyak 10 %, 1 % dan 0.1 % masing-masing ialah 9.99 log CFU/g laru, 9.26 log CFU/g laru dan 8.41 log CFU/g laru.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/87259
      Collections
      • UT - Food Science and Technology [3623]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository