View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agricultural Technology
      • UT - Food Science and Technology
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agricultural Technology
      • UT - Food Science and Technology
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Pengembangan Beras Analog Ubi Jalar Ungu Sebagai Pangan Fungsional Tinggi Serat Dan Kaya Polifenol

      Thumbnail
      View/Open
      Fulltext (1.263Mb)
      Date
      2016
      Author
      Yunizar, Nisrina Hanifa
      Giriwono, Puspo Edi
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Kemajuan zaman yang pesat membawa dampak pada perubahan pola hidup manusia salah satunya yaitu pola konsumsi makanan rendah serat. Kurangnya asupan serat memberikan dampak pada kesehatan misalnya gangguan pencernaan dan penyakit degeneratif sehingga dibutuhkan adanya inovasi produk pangan sumber karbohidrat yang tinggi serat. Beras analog merupakan salah satu dari inovasi tersebut. Beras analog dapat dibuat dari bahan yang memiliki kandungan serat tinggi, misalnya tepung ubi jalar ungu. Tepung jagung juga ditambahkan untuk menambah kandungan protein beras analog. Pengembangan beras analog ubi jalar ungu dilakukan dengan pencampuran tepung ubi jalar ungu dan tepung jagung yang akan menghasilkan dua formula. Kedua formula yang dipilih adalah formula dengan hasil uji organoleptik terbaik (F1) dan formula dengan kandungan ubi jalar ungu paling tinggi (F3), dimana kedua formula ini selanjutnya akan dianalisis karakteristik fisik dan kimianya. Hasil analisis densitas kamba kedua formula (F1 dan F3) adalah sebesar 0.55 g/ml dan 0.62 g/ml dan bobot seribu butir 11.84 gram dan 14.78 gram. Hasil analisis proksimat pada kedua formula mengandung kadar air 8.72 % dan 11.30 %, kadar abu 1.32 % dan 1.60 %, kadar lemak 0.77 % dan 0.58 %, kadar protein 4.37 % dan 3.80 %, dan kadar karbohidrat 84.80 % dan 82.70 %. Kandungan fenolik total kedua formula lebih tinggi apabila dibandingkan dengan beras sosoh, yaitu F1 sebesar 28.22 %, F3 sebesar 32.31 %, dan beras sosoh sebesar 4.12 %. Serat pangan kedua formula 8.27 % dan 9.50 %. Berdasarkan standar Kepala BPOM tahun 2011, kedua formula beras analog memenuhi kriteria untuk diklaim sebagai pangan “tinggi serat”.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/86536
      Collections
      • UT - Food Science and Technology [3623]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository