Show simple item record

dc.contributor.advisorNuraida, Lilis
dc.contributor.advisorSuliantari
dc.contributor.authorTouw, Kartika Sari
dc.date.accessioned2014-12-11T02:36:24Z
dc.date.available2014-12-11T02:36:24Z
dc.date.issued2014
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/71250
dc.description.abstractTempe merupakan makanan tradisional Indonesia yang berbahan dasar kedelai. Pada proses pembuatan tempe, selain kapang Rhizopus sp., khamir dan bakteri asam laktat (BAL) hadir selama proses fermentasi tempe. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui profil BAL dominan selama fermentasi tempe yang dibuat oleh dua industri rumah tangga dengan metode berbeda, yaitu tempe SDBR yang dibuat dengan sekali perebusan kedelai, dan tempe WJB yang dibuat dengan dua kali perebusan kedelai, serta mengetahui potensi probiotiknya. Kultur BAL diisolasi dari laru tempe, setelah perendaman, setelah perebusan kedua (tempe WJB), dan fermentasi tempe jam ke-0, 12, 24, 48, dan 72. Berdasarkan hasil identifikasi awal, BAL yang dominan pada tempe SDBR adalah batang heterofermentatif, sedangkan BAL yang dominan pada tempe WJB adalah kokus homofermentatif, namun pada fermentasi jam ke-12 didominasi batang heterofermentatif dan pada jam ke-24 didominasi batang homofermentatif. Hasil identifikasi menggunakan kit API 50 CH menunjukkan bahwa BAL dominan selama fermentasi tempe SDBR adalah Lactobacillus fermentum, namun pada akhir fermentasi Lactobacillus plantarum 1 juga ikut mendominasi. BAL dominan pada tempe WJB bervariasi pada tiap titik pengambilan sampel, pada awal fermentasi lebih didominasi Pediococcus pentosaceus 1 dan Pediococcus pentosaceus 2, jam ke-12, 24, 48 dan 72 didominasi berturut-turut oleh Weissella confusa, Lactobacillus plantarum 1, Lactobacillus plantarum 2, Lactobacillus delbrueckii ssp delbrueckii, dan Pediococcus pentosaceus 2. Perbedaan profil BAL dikedua industri rumah tangga tempe ini diduga disebabkan perbedaan metode pembuatan yang berinteraksi dengan sanitasi lingkungan produksi. BAL isolat Lactobacillus fermentum memiliki ketahanan terhadap asam (pH 2.0) dan garam empedu (oxgall 0.5%) yang baik, sehingga berpotensi sebagai probiotik.en
dc.language.isoid
dc.subject.ddcFood Science and Technologyen
dc.titleIdentifikasi Bakteri Asam Laktat Dominan Selama Fermentasi Tempe dan Evaluasi Potensinyaen
dc.subject.keywordbakteri asam laktaten
dc.subject.keyworddominanen
dc.subject.keywordtempeen
dc.subject.keywordprobiotiken


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record