Evaluasi Implementasi Standar CHSE dan GSTC pada Pengelolaan Wisata Pantai Karang Jahe
Date
2026Jenis/Type
SkripsiSubtype
Undergraduate ThesesAuthor
MUBAROK, MOCHAMMAD NABIL
Ma'arif, Mohamad Syamsul
Taryana, Asep
Metadata
Show full item recordAbstract
Pantai Karang Jahe di Desa Punjulharjo, Kabupaten Rembang, mengalami pertumbuhan
kunjungan wisatawan yang pesat, namun belum pernah dilakukan evaluasi menyeluruh
terhadap kelayakan fasilitas operasional dan tata kelola keberlanjutannya. Penelitian ini
bertujuan mengevaluasi penerapan standar Cleanliness, Health, Safety, and Environmental
Sustainability (CHSE) pada koridor sirkulasi fisik, menganalisis capaian keberlanjutan tata
kelola berdasarkan kriteria Global Sustainable Tourism Council (GSTC), serta
merumuskan rekomendasi perbaikan amenitas dan tata kelola berdasarkan celah kepatuhan
yang ditemukan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif-evaluatif melalui audit
fisik terstruktur dan wawancara mendalam dengan pemangku kepentingan. Hasil evaluasi
menunjukkan skor kepatuhan CHSE sebesar 68,33% (kategori Cukup), dengan capaian
tertinggi pada pilar Kelestarian Lingkungan (71,43%) dan terendah pada pilar Kesehatan
(64,29%). Penilaian GSTC menunjukkan total capaian 69,05% (kategori Cukup), dengan
pilar Sosial-Ekonomi mencapai skor sempurna (100%) yang mengonfirmasi keberhasilan
model pariwisata berbasis komunitas melalui BUMDes Abimantrana, sementara pilar Tata
Kelola Berkelanjutan menjadi titik terlemah (58,33%) akibat ketiadaan dokumen
perencanaan strategis formal. Analisis kesenjangan mengidentifikasi 18 celah kepatuhan
yang dipetakan ke dalam matriks prioritas berbasis urgensi dan kemudahan implementasi,
menghasilkan rekomendasi bertahap bagi BUMDes Abimantrana, Pemerintah Desa
Punjulharjo, dan Pemerintah Kabupaten Rembang. Karang Jahe Beach in Punjulharjo Village, Rembang Regency, has experienced rapid
visitor growth, yet no comprehensive evaluation of its operational facility standards and
governance sustainability had previously been conducted. This study aims to evaluate the
implementation of Cleanliness, Health, Safety, and Environmental Sustainability (CHSE)
standards along the site's physical circulation corridor, to analyze the destination's
governance sustainability based on Global Sustainable Tourism Council (GSTC) criteria,
and to formulate improvement recommendations based on the compliance gaps identified.
A qualitative-evaluative approach was used, combining structured physical audits and indepth
interviews with stakeholders. The CHSE compliance score reached 68.33% (Fair
category), with the highest score on the Environmental Sustainability pillar (71.43%) and
the lowest on the Health pillar (64.29%). The GSTC assessment showed an overall score
of 69.05% (Fair category), with the Socioeconomic pillar achieving a perfect score
(100%), confirming the success of the Community-Based Tourism model through BUMDes
Abimantrana, while the Sustainable Management pillar was the weakest (58.33%) due to
the absence of a formal strategic planning document. The gap analysis identified 18
compliance gaps, mapped into a priority matrix based on urgency and ease of
implementation, producing staged recommendations for BUMDes Abimantrana, the
Punjulharjo Village Government, and the Rembang Regency Government.
Collections
- UT - Business [811]

