Analisis Pendapatan, Kemiskinan, Ketimpangan, dan Asupan Gizi Masyarakat di Sekitar Kampus IPB Darmaga
Date
2026Author
Aptaribowo, Thoriq Dhiya
Khomsan, Ali
Sukandar, Dadang
Metadata
Show full item recordAbstract
Salah satu faktor yang memengaruhi asupan gizi individu atau keluarga yaitu
kondisi ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis asupan energi dan
protein masyarakat di sekitar Dramaga dan kaitannya dengan tingkat kemiskinan,
ketimpangan, dan pendapatan pada tahun 2024. Penelitian ini menggunakan data
sekunder yang terdiri dari kecukupan asupan energi, protein, dan pendapatan.
Dalam penelitian ini dianalisis tingkat kemiskinan berdasarkan indeks FGT, Rasio
Gini , dan korelasi pendapatan dengan tingkat kecukupan asupan energi dan protein.
Garis kemiskinan yang digunakan yaitu garis kemiskinan BPS, Sajogyo, Bank
Dunia, dan Gold Standard. Hasil penelitian menunjukkan perbandingan hasil dari
persentase kemiskinan, kedalaman kemiskinan, dan keparahan kemiskinan sebagai
berikut P0 = 0,15; 0,5; 0,48; 0,86 ; P1 = 0,04; 0,01; 0,15; 0,56 ; P2 = 0,02; 0,01;
0,07; 0,39. Selain itu, diperoleh Rasio Gini sebesar 0,57 yang tergolong
ketimpangan tinggi. Terdapat korelasi yang sangat lemah antara pendapatan dengan
kecukupan asupan energi (r=-0,19; p=0,05) dan protein (r=-0,09; p=0,36) yang
menunjukkan bahwa kondisi ekonomi bukanlah faktor yang memengaruhi asupan
gizi masyarakat di wilayah sekitar Dramaga. One of the factors that affects the nutritional intake of individuals or families
is economic conditions. This study aims to analyze the energy and protein intake of
communities around Dramaga and its relationship with poverty levels, inequality,
and income in 2024. The study uses secondary data consisting of adequacy of
energy intake, protein intake, and income. The analysis includes poverty levels
based on the FGT index, the Gini Ratio, and the correlation between income and
the adequacy of energy and protein intake. The poverty lines used are those from
BPS (Statistics Indonesia), Sajogyo, the World Bank, and the Gold Standard. The
results show a comparison of poverty percentages, poverty depth, and poverty
severity as follows: P0 = 0.15; 0.5; 0.48; 0.86; P1 = 0.04; 0.01; 0.15; 0.56; P2 =
0.02; 0.01; 0.07; 0.39. In addition, the Gini Ratio is 0.57, indicating a high level of
inequality. There is a very weak correlation between income and the adequacy of
energy intake (r = -0.19; p = 0.05) and protein intake (r = -0.09; p = 0.36),
suggesting that economic conditions are not the main factor influencing the
nutritional intake of communities around Dramaga.
Collections
- UT - Nutrition Science [3196]
