Mempelajari pengaruh panas dan gelombang ultrasonik terhadap kejernihan bir (dalam kaleng)
View/ Open
Date
1989Author
Pragantha, V. Hani
Rahman, Ansori
Jogasuria, Brau Ing. P.
Metadata
Show full item recordAbstract
PB Un
Umur simpan bir ditentukan oleh beberapa parameter. Salah satu parameter yang penting adalah kekeruhan/"haze". Untuk menduga "haze life" bir dapat digunakan dua metoda, yaitu metoda kimia dan metoda "forcing/accelerated".
Dadic (1984) menyatakan bahwa pada umumnya metoda kimia kurang dapat menggambarkan "haze life" bir. Oleh karena itu, "forcing/accelerated". perlu dikembangkan metoda Metoda "forcing/accelerated" yang dilakukan dengan pemanasan pada 50°C selama 7 hari kemudian diikuti dengan pendinginan pada 5°C selama 1 hari, memerlukan waktu analisa yang cukup lama untuk menentukan "haze life".
Ludwig, Groneick dan Krüger pada tahun 1986 menyatakan bahwa gelombang ultrasonik dapat digunakan sebagai metoda "forcing/accelerated" baru yang dapat mempersingkat waktu analisa.
Dari hasil penelitian di PT Delta Djakarta (Anker Bir) didapatkan korelasi antara "haze life" dengan lama pemberian gelombang ultrasonik (metoda "forcing/accelerated" baru) sebagai berikut untuk kaleng U diperolehr 0.896, sedangkan untuk kaleng A diperoleh r=0.941.
