Show simple item record

dc.contributor.advisorNuraida, Lilis
dc.contributor.advisorFardiaz, Srikandi
dc.contributor.authorPardede, Hendra Tigor
dc.date.accessioned2024-03-22T02:30:13Z
dc.date.available2024-03-22T02:30:13Z
dc.date.issued1994
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/142948
dc.description.abstractKemampuan mikroorganisme tertentu untuk mensintesis pigmen merupakan dasar bagi perkembangan produksi bahan pewarna alami makanan melalui proses bioteknologi. Pigmen mikroba merupakan pigmen alami yang aman dan dapat digunakan untuk menggantikan bahan pewarna kimia/sintetik pada makanan. Kapang oncom merah (Neurospora sitophila) adalah salah satu mikroorganisme yang dapat mempro- duksi pigmen karotenoid. Beberapa limbah hasil pertanian seperti dedak padi, ampas tapioka dan ampas tahu, mengandung nutrisi yang cukup untuk medium fermentasi. Pemanfaatan limbah dalam produksi pigmen dari mikroorganisme merupakan salah satu alternatif penanganan limbah dan memberikan nilai tambah pada limbah tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) memperoleh komposisi campuran ampas tapioka dengan dedak padi atau ampas tahu yang menghasilkan pigmen karotenoid optimum, (2) mempelajari pengaruh penambahan mineral dan lama fermentasi terhadap produksi karotenoid. Pada tahap pertama dilakukan pemilihan substrat, yaitu dengan menggunakan konsentrasi penambahan dedak padi (10%, 15%, 20%, 25%) atau ampas tahu (9%, 12%, 15%, 18%) pada substrat ampas tapioka. Pengukuran produksi pigmen karotenoid dilakukan setelah fermentasi hari ke-12. Analisa karotenoid dilakukan dengan spektrofotometer pada panjang gelombang 450 nm. ...id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.titlePemanfaatan ampas tapioka, tahu dan dedak padi untuk memproduksi pigmen karotenoid dari Neurospora sitophila dengan sistem fermentasi padatid
dc.typeUndergraduate Thesisid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record