Show simple item record

dc.contributor.advisorZakaria, Fransiska Rungkat
dc.contributor.advisorWaysima
dc.contributor.authorRia, Rizkita
dc.date.accessioned2023-10-20T01:34:59Z
dc.date.available2023-10-20T01:34:59Z
dc.date.issued2011
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/127341
dc.description.abstractHasil penelitian menggambarkan karakteristik 100 responden yang diamati, rata-rata berumur 28,15 tahun, sebagian besar perempuan (86,40%), status dalam keluarga kebanyakan sebagai istri (61,20%), rata-rata lama pendidikan responden selama 6 tahun atau setara pendidikan sekolah dasar dan sebagian besar kepala keluarga (46,60%) bekerja sebagai petani dengan pendapatan per kapita per bulan (38,80%) berkisar antara Rp 150.000,00 hingga Rp 450.000,00 sedangkan para ibu tidak berpenghasilan, mereka bekerja sebagai ibu rumah tangga. Terjadi perubahan pengetahuan responden tentang minyak sawit dan produknya antara sebelum dan sesudah dilakukan penyuluhan mengenai produk minyak sawit dan manfaatnya. Setelah dilakukan penyuluhan tentang minyak sawit dan produknya pengetahuan sebagian besar responden (89,30%) semakin meningkat. Hal ini berarti responden dengan rata-rata lama pendidikan setara tamat sekolah dasar dapat menyerap pengetahuan yang diberikan dengan baik. Sebagian besar responden memiliki pola asuh makan keluarga (73,80%) dan pengetahuan tentang vitamin A (75,70%) yang baik serta pengetahuan terhadap pola makan sehat (59,10%) yang cukup baik. Selain itu, dianalisis pula sikap berdasarkan komponen kognitif (sikap kognitif) dan komponen afektif (sikap afektif). Sebagian besar responden memiliki sikap kognitif (58,30%) dan sikap afektif (85,40%) terhadap mengkonsumsi Produk SawitA. Sebagian besar responden (66%) menggunakan SawitA untuk menumis bumbu. Hampir semua responden (98,10%) lebih menyukai SawitA MSMTF daripada SawitA MSA dengan alasan SawitA MSMTF tidak berbau, lebih encer, lebih gurih dan warnanya lebih menarik Terdapat hubungan yang bermakna tetapi lemah pada taraf signifikansi 0,01 (r=0,237**) antara pengetahuan responden tentang minyak sawit dan produknya setelah dilakukan penyuluhan dengan sikap kognitif responden. Variabel-variabel yang memungkinkan dapat mempengaruhi sikap kognitif responden terhadap mengkonsumsi Produk SawitA adalah variabel pola asuh makan dalam keluarga (r=0,361**) dan pengetahuan tentang vitamin A (r=0,638**) dilihat dari korelasi antara variabel yang kuat. Namun besar kemungkinan variabel-variabel pola asuh makan dalam keluarga (r=0,173) dan pengetahuan tentang vitamin A (r=0,189) tidak mempengaruhi sikap afektif responden terhadap mengkonsumsi Produk SawitA karena korelasi antara variabel yang lemah. Kesan saat rasa ibu saat mengkonsumsi Produk SawitA berhubungan cukup kuat dengan sikap kognitif ibu (r=0,372*) dan sikap kognitif anak (r=0,304*) untuk mengkonsumsi Produk SawitA. Terdapat hubungan yang bermakna dan kuat antara sikap ibu dan sikap anak serta signifikan pada taraf 0,01 (r=0,663**) terhadap mengkonsumsi Produk SawitA. Hal ini berarti, semakin positif sikap ibu terhadap mengkonsumsi Produk SawitA maka semakin positif pula sikap anak.id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB (Bogor Agricultural University)id
dc.subject.ddcAgricultural technology - Food science technologyid
dc.titleSikap Ibu dan Anak Terhadap Konsumsi Minyak Sawit Merah di Desa Cikarawang, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Baratid
dc.typeUndergraduate Thesisid
dc.subject.keywordred palm oilid
dc.subject.keywordcaroteneid
dc.subject.keywordprovitamin Aid
dc.subject.keywordfortificationid
dc.subject.keywordSawit A programid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record