View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agricultural Technology
      • UT - Food Science and Technology
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agricultural Technology
      • UT - Food Science and Technology
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Aplikasi Sanitaiser Sodium Hipoklorit (NaOCl) dan Natrium Metabisulfit (Na2S2O5) pada Proses Pencucian Jahe Merah (Zingiber officinale var. rubrum)

      Thumbnail
      View/Open
      Cover (363.3Kb)
      Fullteks (4.865Mb)
      Lampiran (440.5Kb)
      Date
      2023
      Author
      Annisa, Dhia Nurul
      Andarwulan, Nuri
      Faridah, Didah Nur
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Jahe merah (Zingiber officinale var. rubrum) merupakan jenis rempahrempah jahe yang banyak digunakan masyarakat Indonesia sebagai bahan obatobatan tradisional sebagai salah satu pangan olahan yang memiliki banyak mafaat untuk kesehatan dan sangat diminati oleh masyarakat, proses pengolahan jahe merah harus dilakukan dengan baik untuk menjamin keamanan pangan. Proses sanitasi pada pengolahan jahe merah dilakukan untuk menekan jumlah mikroorganisme selama proses produksi. Penggunakaan sanitasiser dari bahan kimia pada proses sanitasi banyak diaplikasikan pada industry pangan. Penggunakaan sanitaiser bertujuan untuk membunuh sejumlah besar mikroorganisme pathogen pada bahan pangan hingga pada tingkatan aman bagi kesehatan manusia. Batasan maksimum jumlah mikroorganisme yang ada pada pangan harus sesuai dengan Peraturan BPOM Nomor 13 Tahun 2019. Sanitaiser sodium hipoklorit (NaOCl) dengan konsentrasi 50 ppm, 100 ppm, dan 150 ppm ditambahkan pada proses pencucian jahe merah segar yang telah dikupas, dan direndam dalam waktu 10 menit. Sanitaiser natrium metabisulfit (Na2S2O5) 150 ppm, diujikan untuk melihat perbandingan efektifitas sodium hipoklorit (NaOCl). Pengujian mikrobiologi dilakukan untuk melihat mutu dari jahe merah segar. Hasil penelitian menunjukkan penambahan sanitaiser sodium hipoklorit (NaOCl) dengan konsentrasi 150 ppm pada proses sanitasi jahe merah dapat menekan pertumbuhan mikroorganisme secara efektif, yaitu mendapatkan hasil negatif dari adanya Escherichia coli dan negatif/25g pada Salmonella sp, 1,2 × 103 koloni/g untuk angka lempeng total (ALT) dan <1,0 koloni/g untuk total kapang dan kamir. Pada sanitaiser natrium metabisulfit (Na2S2O5) pertumbuhan kapang dan kamir masih melebihi batas maksimum SNI 7388: 2009 yaitu, 2 × 104 koloni/g.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/123127
      Collections
      • UT - Food Science and Technology [3623]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository