Show simple item record

dc.contributor.advisorEkayanti, Ikeu
dc.contributor.authorAzzahra, Najmi Salma
dc.date.accessioned2021-09-23T05:56:33Z
dc.date.available2021-09-23T05:56:33Z
dc.date.issued2021
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/109367
dc.description.abstractPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan kebiasaan sarapan dan status hidrasi dengan konsentrasi belajar mahasiswa gizi IPB. Desain penelitian ini adalah cross sectional study dengan jumlah subjek berjumlah 63 orang yang dipilih secara purposive sampling. Kebiasaan sarapan sebagian besar subjek tergolong rutin sarapan (58,7%) dan tingkat kecukupan energi, protein, lemak dan karbohidrat sarapan tergolong kurang. Rata-rata tingkat kecukupan cairan subjek tergolong normal dan status hidrasi sebagian besar subjek tergolong terhidrasi dengan baik (61,9%). Konsentrasi belajar sebagian besar subjek tergolong baik (55,6%). Tidak ada perbedaan signifikan antara kebiasaan sarapan dan tingkat kecukupan cairan laki-laki dan perempuan (p>0,05). Usia, status gizi, pendidikan orang tua, pendapatan orang tua, dan besar keluarga tidak ada hubungan dengan kebiasaan sarapan dan tingkat kecukupan cairan (p>0,05), namun besar keluarga berhubungan signifikan secara negatif dengan frekuensi sarapan (p=0,03;r=-0,269). Pengetahuan gizi subjek tidak ada hubungan dengan kebiasaan sarapan dan tingkat kecukupan cairan (p>0,05). Terdapat hubungan signifikan secara positif antara tingkat kecukupan energi (p=0,007;r=0,335), protein (p=0,032;r=0,270), lemak (p=0,016;r=0,302), dan karbohidrat (p=0,16;r=0,304) sarapan dan konsentrasi belajar, namun waktu dan frekuensi sarapan tidak berhubungan dengan konsentrasi belajar (p>0,05). Tidak terdapat hubungan signifikan antara status hidrasi dengan konsentrasi belajar (p=0,582;=r-0,71).id
dc.description.abstractThis study aimed to analyze the correlation between breakfast habits and hydration status with learning concentration among nutrition students at IPB University. Design of this study was cross sectional study with 63 subjects who were selected by purposive sampling. Breakfast habits in most subjects were classified as having breakfast regularly (58,7%) and had a deficit energy, protein, fat and carbohydrate adequacy level. The average level of the subject’s fluid adequacy was classified as adequate and hydration status in most of subjects were classified as hydrated (61,9%). Learning concentration in most of subjects were classified as good (55,6%). There were no significant difference between breakfast habits and fluid adequacy level among male and female (p>0,05). Age, nutritional status, parent education, family income, dan family size have no significant correlation with breakfast habits and fluid adequacy level (p>0,05), but family size have negatively significant correlation with breakfast frequency (p=0,03;r=-0,269). Nutritional knowledge has no correlation with breakfast habits and fluid adequacy level (p>0,05). There were positively significant correlation between energy (p=0,007;r=0,335), protein (p=0,032;r=0,270), fat (p=0,016;r=0,302), dan carbohydrate (p=0,16;r=0,304) adequacy level and learning concentration, but breakfast time and frequency have no correlation with learning concentration. There was no significant correlation between hydration status with learning concentration (p=0,582;=r-0,71).id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.titleHubungan Kebiasaan Sarapan dan Status Hidrasi dengan Konsentrasi Belajar Mahasiswa Gizi IPBid
dc.typeUndergraduate Thesisid
dc.subject.keywordBreakfast habitid
dc.subject.keywordcollege studentsid
dc.subject.keywordhydration statusid
dc.subject.keywordlearning concentrationid


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record