| dc.description.abstract | Konsumsi makanan (kualitas dan kuantitas) merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi status gizi seseorang. Tujuan penelitian ini menganalisis hubungan kualitas konsumsi pangan berdasarkan skor Healthy Eating Index (HEI) dengan status gizi anak sekolah dasar di Kabupaten Kerinci. Desain penelitian yang digunakan adalah cross sectional study. Contoh dalam penelitian ini berjumlah 45 orang yang merupakan siswa siswi kelas 4 dan 5 SDN 004 dan SDN 015 Kabupaten Kerinci, Jambi. Hasil deskriptif memperlihatkan bahwa kualitas konsumsi contoh berdasarkan skor HEI masih membutuhkan perbaikan (68.9%) dan berada pada kategori buruk (31.1%). Uji oneway Anova menunjukkan terdapat perbedaan yang nyata antara frekuensi konsumsi makanan ringan, goreng-gorengan (jagung goreng), dan fast food pada contoh berstatus gizi kurus, normal, dan gemuk (p<0.05). Uji Spearman menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara kualitas konsumsi pangan berdasarkan skor HEI dengan status gizi (p<0.05). Selain itu, durasi waktu bermain yang melibatkan aktivitas fisik dan olahraga, serta tingkat kecukupan zat besi dan thiamin mempunyai hubungan yang signifikan dengan status gizi (p<0.05). | id |