Show simple item record

dc.contributor.advisorAndarwulan, Nuri
dc.contributor.advisorFaridah, Didah Nur
dc.contributor.authorAgustina, Lusita Cahya
dc.date.accessioned2019-06-26T07:39:52Z
dc.date.available2019-06-26T07:39:52Z
dc.date.issued2019
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/98072
dc.description.abstractMono-diasilgliserol (MDAG) adalah emulsifier dengan status Generally Recognized as Safe (GRAS) yang paling banyak penggunaannya dalam industri pangan. Sekitar 70% dari total produksi emulsifier di dunia adalah MDAG dan turunannya. Di industri pangan, MDAG diaplikasikan pada produk seperti roti, sponge cake, margarin, ice cream, chewing gum dan chews. Metode paling murah untuk memproduksi MDAG adalah sintesis dengan proses gliserolisis. Proses sintesis MDAG pada penelitian ini dilakukan menggunakan bahan baku stearin minyak sawit melalui reaksi gliserolisis kimia. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari perubahan fraksi komposisi asilgliserol selama proses sintesis MDAG skala pilot plant dengan bahan baku yang berbeda dan karakterisasi sifat fisikokimia produk MDAG yang dihasilkan. Tahapan penelitian dimulai dengan karakterisasi bahan baku stearin, proses sintesis MDAG skala pilot plant dengan suhu sintesis 180 oC selama 120 menit serta karakterisasi sifat fisikokimia produk akhir MDAG. Selama proses reaksi gliserolisis berlangsung dilakukan pengambilan produk tiap 10 menit hingga menit 30 pertama dilanjutkan tiap 30 menit hingga akhir waktu sintesis yang berfungsi untuk melihat perubahan fraksi asilgliserol. Hasil penelitian menunjukkan bahan selama proses sintesis terjadi perubahan fraksi asilgliserol, pembentukan asam lemak bebas dan gliserol bebas. Produksi MDAG skala pilot plant dilakukan sebanyak 2 batch dengan komposisi fraksi asilgliserol bahan baku yang berbeda. Bahan baku stearin yang memiliki fraksi DAG rendah diduga mempunyai kecepatan reaksi yang lebih cepat dan dihasilkan produk MDAG dengan fraksi MAG yang tinggi di akhir waktu reaksi. Pada produk MDAG yang memiliki bahan baku fraksi DAG 4.06%, komposisi produk akhir memiliki fraksi MAG sebesar 46.74% , fraksi DAG sebesar 31.29% dan fraksi TAG sebesar 6.68% sedangkan produk MDAG dengan bahan baku yang memiliki fraksi DAG 7.22% menghasilkan fraksi MAG sebesar 33.30%, fraksi DAG 33.92% dan TAG sebesar 22.50%.id
dc.language.isoidid
dc.publisherBogor Agricultural University (IPB)id
dc.subject.ddcFood Scienceid
dc.subject.ddcEmulsifierid
dc.subject.ddc2018id
dc.subject.ddcBogor-Jawa Baratid
dc.titlePerubahan Komposisi Fraksi Asilgliserol Selama Sintesis Mono-Diasilgliserol dari Stearin Sawit dengan Metode Gliserolisis skala Pilot Plant.id
dc.typeUndergraduate Thesisid
dc.subject.keywordemulsifierid
dc.subject.keywordgliserolisisid
dc.subject.keywordmono-diasilgliserolid
dc.subject.keywordpilot plantid
dc.subject.keywordstearinid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record