View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agricultural Technology
      • UT - Food Science and Technology
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agricultural Technology
      • UT - Food Science and Technology
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Perbandingan Sifat Fisikokimia Isolat Protein Tempe dari Kedelai Kecambah dan Non-Kecambah

      Thumbnail
      View/Open
      Fulltext (11.52Mb)
      Date
      2018
      Author
      Fadilla, Rahma
      Astawan, Made
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Isolat protein merupakan bahan baku utama atau penunjang di dalam industri pangan dengan prospek yang luas karena memiliki peran penting dalam meningkatkan karakteristik fungsional produk pangan. Tingginya impor isolat protein di Indonesia menyebabkan penelitian terkait produksi isolat protein nonhewani banyak dikembangkan sebagai alternatif lain dalam penggunaan isolat protein. Tempe merupakan pangan tradisional Indonesia dengan bahan baku kedelai yang berpotensi dikembangkan menjadi isolat protein. Adanya proses fermentasi pada tempe diharapkan memperoleh isolat protein yang lebih baik dari segi kualitas maupun bioavaibilitas gizinya. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan sifat fisikokimia isolat protein tempe dari kedelai kecambah dan non-kecambah. Proses perkecambahan merupakan modifikasi bahan baku yang mampu meningkatkan mutu gizi dari biji-bijian dan kacang-kacangan. Tahapan penelitian diawali dengan perkecambahan kedelai hingga pembuatan isolat protein tempe. Analisis yang dilakukan adalah analisis proksimat, fisik dan analisis daya cerna protein in vitro. Isolat protein tempe dibandingkan dengan isolat protein kedelai komersial dan disesuaikan dengan standar CODEX. Hasil analisis proksimat menunjukkan isolat protein tempe (IPT) dan isolat protein tempe kecambah (IPTK) tidak memenuhi standar CODEX dari kadar protein dan kadar serat kasarnya. Hasil analisis daya cerna protein in vitro menunjukkan bahwa IPTK memiliki daya cerna protein yang cenderung lebih tinggi dibandingkan sampel isolat lainnya
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/96764
      Collections
      • UT - Food Science and Technology [3623]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository