View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agricultural Technology
      • UT - Food Science and Technology
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agricultural Technology
      • UT - Food Science and Technology
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Pengaruh Preconditioning Adonan Tepung Jagung terhadap Mutu Mi Jagung dan Penentuan Waktu Pengeringan Mi Jagung.

      Thumbnail
      View/Open
      full teks (19.97Mb)
      Date
      2018
      Author
      Badriyah, Lailatul
      Muhandri, Tjahja
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Mi jagung memiliki karakteristik mutu hardness, kelengketan antar untaian mi ketika keluar dari die ekstruder dan kehilangan padatan akibat pemasakan (KPAP) yang tinggi. Karakteristik mutu tersebut dipengaruhi oleh banyaknya air yang terserap ke dalam granula tepung sehingga proses gelatinisasi terjadi lebih optimum serta dipengaruhi oleh proses pengeringan yang dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh preconditioning dan suhu pengeringan terhadap mutu mi jagung. Preconditioning dilakukan dengan mengemas 300g adonan tepung jagung dalam kemasan plastik polipropilen dan menyimpannya dalam waterbath pada suhu 30, 40, dan 50°C selama 1, 2, 3, dan 4 jam. Mi jagung dibuat menggunakan ekstruder pemasak-pencetak pada suhu 90°C dan kecepatan ulir 130rpm. Mi jagung dikeringkan dengan tray drier pada suhu ruang selama 24 jam. Karakteristik mutu yang diamati antara lain kelengketan mi jagung ketika keluar dari die ekstruder, KPAP, elongasi, tekstur berupa hardness dan kelengketan setelah pemasakan, serta derajat gelatinisasi mi jagung. Mi jagung terpilih dari proses preconditioning adonan, diberi perlakuan pengeringan menggunakan tray drier dengan setting suhu 40 dan 50°C. Parameter yang diamati antara lain kadar air, karakteristik mutu mi (KPAP), elongasi, tekstur berupa hardness dan kelengketan setelah pemasakan), dan cracking pada mi jagung. Hasil penelitian menunjukkan, perlakuan preconditioning yang dapat meningkatkan mutu hardness mi jagung antara lain perlakuan pada suhu 40°C selama satu jam, suhu 50°C selama satu jam, dan suhu 50°C selama dua jam. Pengeringan pada suhu 40°C dapat mempercepat pengeringan mi jagung preconditioning suhu 40°C selama satu jam dari 24 jam menjadi 120 menit hingga mencapai kadar air 11,35% dengan mutu optimum.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/96227
      Collections
      • UT - Food Science and Technology [3623]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository