Show simple item record

dc.contributor.advisorHariyadi, Purwiyatno
dc.contributor.advisorRahmatunnisa, Ratu
dc.contributor.authorTaqiyah, Hana
dc.date.accessioned2019-01-16T06:35:42Z
dc.date.available2019-01-16T06:35:42Z
dc.date.issued2018
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/95536
dc.description.abstractPeningkatan tren konsumsi produk pangan segar dan rumahan mendorong industri bakeri untuk menciptakan inovasi pada produk roti segar (fresh bread) dengan menggunakan teknologi pembekuan sehingga menghasilkan produk adonan beku (frozen dough). Permasalahan utama pada adonan beku yaitu penurunan kualitas produk roti manis yang dihasilkan. Oleh karena itu, pembuatan adonan beku memerlukan formula yang tepat atau bahan tertentu agar dapat mempertahankan kualitas produk roti manis yang dihasilkan, salah satunya yaitu improver. Tujuan penelitian ini yaitu menganalisis pengaruh penambahan improver X terhadap kualitas adonan beku selama penyimpanan 2 bulan; diukur sebagai kualitas produk roti manis yang dihasilkannya. Terdapat 2 perlakuan pada penelitian ini, yaitu improver X dengan kadar 5% dan 7% dari basis tepung terigu yang digunakan. Analisis kualitas produk roti manis dari adonan beku dilakukan dengan mengukur volume spesifik, firmness, kadar air, aktifitas air (aw), serta analisis mikrobiologi (angka lempeng total, kapang-khamir, serta Escherichia coli dan coliform). Uji organoleptik juga dilakukan pada penelitian ini berdasarkan parameter kelembutan roti manis dengan metode rating intensitas terhadap 30 panelis tidak terlatih. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan improver X pada adonan beku, baik sebesar 5% maupun 7%, dapat menghasilkan adonan beku yang mampu menghasilkan produk roti manis sesuai dengan target kualitas yang diinginkan perusahaan. Hasil uji organoleptik menunjukkan bahwa penambahan improver X sebesar 5% dan 7% tidak memberikan pengaruh nyata pada parameter kelembutan roti. Hasil analisis regresi linear menunjukkan bahwa parameter volume spesifik dan firmness roti memiliki tingkat keeratan hubungan linear yang cukup tinggi dengan waktu penyimpanan sehingga persamaan tersebut dapat dijadikan sebagai masukan bagi perusahaan terkait potensi penurunan kualitas produk roti manis seiring dengan bertambahnya waktu penyimpanan adonan beku.id
dc.language.isoidid
dc.publisherBogor Agriculture University (IPB)id
dc.subject.ddcFood Science and Technologyid
dc.subject.ddcFrozen Foodid
dc.subject.ddc2018id
dc.subject.ddcBogor-Jawa Baratid
dc.titlePengaruh Penambahan Improver X terhadap Kualitas Adonan Beku Roti Manis Selama Penyimpanan.id
dc.typeUndergraduate Thesisid
dc.subject.keywordadonan bekuid
dc.subject.keywordimproverid
dc.subject.keywordkualitasid
dc.subject.keywordroti manisid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record