| dc.description.abstract | Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan kebiasaan sarapan dengan konsentrasi belajar subjek. Konsentrasi belajar diukur menggunakan instrumen Digit Symbol Substitution Test (DSST). Desain penelitian yang digunakan adalah cross sectional study. Penelitian dilaksanakan pada Mei 2018 di SMAN 5 Kota Bogor. Sebanyak 55 siswa SMAN 5 Kota Bogor yang berusia 15-18 tahun menjadi subjek yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Pengambilan data satus gizi subjek menggunakan pengukuran tinggi badan dan berat badan. Data konsumsi pangan siswa diperoleh melalui wawancara menggunakan metode food recall 2x24 jam yaitu pada hari sekolah dan hari libur. Data record sarapan pada hari itu digunakan untuk melihat tingkat kecukupan zat gizi sarapan pada hari dilakukannya tes. Selain itu, data kebiasaan sarapan diperoleh melalui pengisian menggunakan kuisioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar subjek memiliki kebiasaan sarapan yang rutin (61.8%) dan sebelum pukul 09.00 pagi (87.3%). Konsentrasi belajar sebagian besar subjek (54.5%) tergolong kurang. Terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat kecukupan energi (p=0.048, r=0.227), protein (p=0.021, r=0.274), dan karbohidrat sarapan (p=0.032, r=0.252) dengan konsentrasi belajar. Tidak terdapat hubungan yang sigifikan antara tingkat kecukupan lemak sarapan dengan konsentrasi belajar (p>0.05). Tidak terdapat hubungan signifikan antara kebiasaan sarapan dengan konsentrasi belajar (p>0.05). | id |