Penyusunan Standard Operating Procedures dan Instruksi Kerja di Bagian Produksi UD. Sari Wangi Food, Tangerang
Abstract
Unit produksi bakso di UD. Sari Wangi Food telah beroperasi selama delapan
tahun dengan lima produk bakso unggulan yaitu jenis Bakso Sari Kecil (SK), Bakso
Super Polos (BSP), Bakso Aci Kecil (PB), Bakso Aci Besar (B8C), dan Bakso Ikan.
Permasalahan yang dihadapi adalah belum adanya dokumen sistem manajemen
mutu yang mengatur aliran proses produksi dan standarisasi proses sehingga
kegagalan proses produksi dan ketidakseragaman produk akhir sering terjadi. Hal
ini yang mendorong timbulnya keinginan perusahaan untuk memiliki pedoman atau
dakumen mutu yang telah tersatandarisasi. Proses penyusunan dokumen mutu
memerlukan langkah-langkah antara lain: identifikasi proses, penentuan rangkaian
dan interaksi proses, penentuan kriteria dan metode proses, penyediaan sumber
daya, pemantauan proses, dan evaluasi proses. Pada penelitian ini dokumen mutu
berupa Standard Operating Procedures (SOP) dan Instruksi Kerja (IK) dirancang
dan disusun berdasarkan hasil observasi lapang, wawancara karyawan, serta
rekaman catatan mutu milik perusahaan. IK dan SOP yang telah disusun harus
disosialisasi, diterapkan, dan diperiksa efektivitasnya. Pada penelitian ini dokumen
SOP dan IK yang telah dirancang disampaikan kepada seluruh karyawan produksi
melalui sosialisasi dan pelatihan serta mengevaluasi efektivitas dokumen dengan
cara survei langsung terhadap karyawan produksi. Hasil dari survei ditindaklanjuti
dengan penerapan tindakan perbaikan apabila pemahaman akan dokumen mutu ini
belum tercapai. Hasil dari sosialisasi dan pelatihan ini menunjukkan bahwa 63.6%
karyawan produksi telah memahami isi dokumen IK dan SOP yang disusun,
sehingga nantinya dapat diterapkan dengan baik dan benar pada bagian produksi
UD. Sari Wangi Food.
