Show simple item record

dc.contributor.advisorMuhandri, Tjahja
dc.contributor.advisorWibowo, Heru
dc.contributor.authorHafiz, Muhammad Farhan
dc.date.accessioned2018-02-02T03:25:22Z
dc.date.available2018-02-02T03:25:22Z
dc.date.issued2017
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/90562
dc.description.abstractUD. Sari Wangi merupakan industri yang memproduksi tiga jenis bakso yaitu BSP, Unyil, dan SB yang memiliki mutu di bawah kompetitor. Perbaikan mutu sensori (rasa dan aroma) menjadi salah satu langkah yang dapat dilakukan untuk meningkatkan mutu dan daya saing produknya. Penelitian ini dilakukan melalui tiga tahapan, yaitu mengamati alur proses produksi bakso secara riil di UD. Sari Wangi, identifikasi dan spesifikasi masalah, dan reformulasi bahan pada ketiga jenis bakso (BSP, Unyil, dan SB) dengan acuan produk bench mark. Reformulasi terfokus pada komponen bumbu (garam, beef flavor, dan bawang putih) dan tidak mengubah proporsi daging, pati, maupun bahan-bahan lain yang telah ditetapkan oleh UD. Sari Wangi. Analisis data menggunakan uji rangking hedonik, uji beda dari kontrol, dan analisis proksimat. Pada bakso BSP didapatkan formula kadar garam, beef flavor, dan bawang putih terpilih berturut-turut yaitu 2.5 % ; 0.5 % ; 5 % dari total bobot daging dan pati. Pada bakso Unyil didapatkan formula kadar garam, beef flavor, dan bawang putih terpilih berturut-turut yaitu 3.0 % ; 1.5 % ; 5 % dari total bobot daging dan pati. Pada bakso SB didapatkan formula kadar garam, beef flavor, dan bawang putih terpilih berturut-turut yaitu 2.5 % ; 0.5 % ; 3.5 % dari total bobot daging dan pati. Hasil perbandingan mutu produk dengan produk bench mark didapatkan bahwa bakso BSP dan SB belum dapat menyamai mutu sensori produk bench mark, sedangkan Bakso Unyil telah menyamai mutu sensori produk bench mark (rasa dan aroma). Analisis proksimat dilakukan antara produk bakso reformulasi terpilih (bakso Unyil) dan produk bench mark untuk mendapatkan data karakteristik kimia bakso secara objektif. Bakso Unyil memiliki nilai kadar air dan kadar lemak lebih rendah dibandingkan dengan produk bench mark, namun memiliki kadar abu, kadar protein, dan kadar karbohidrat lebih tinggi dibandingkan dengan produk bench mark. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa bakso Unyil dalam kualitas sensori (rasa dan aroma) dapat lebih bersaing dengan produk kompetitor.id
dc.language.isoidid
dc.publisherBogor Agricultural University (IPB)id
dc.subject.ddcFood Sciencesid
dc.subject.ddcMeat Productsid
dc.subject.ddc2017id
dc.subject.ddcBogor, Jawa Baratid
dc.titlePeningkatan Mutu Sensori (Rasa dan Aroma) Bakso di UD. Sari Wangi melalui Reformulasi Bahanid
dc.typeUndergraduate Thesisid
dc.subject.keywordanalisis proksimatid
dc.subject.keywordbaksoid
dc.subject.keywordmutu sensoriid
dc.subject.keyworduji organoleptikid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record