Pengaruh Perbedaan Warna Bahan Emulsifier terhadap Mutu Produk Cake Stabilizer Produksi PT Zeelandia Indonesia
Abstract
Cake stabilizer merupakan campuran dari berbagai emulsifier yang
membantu pembentukan busa adonan sehingga memudahkan pembuatan adonan
sponge cake dan memberikan aerasi yang lebih baik, meski mutu tepung yang
digunakan berbeda. Cake stabilizer dalam bentuk gel yang dibuat dalam penelitian
ini menggunakan komposisi 15.3% distilled monoglycerides (DMG), 6.5%
polyglycerol esters (PGE), 25,8% emulsifier lain dan bahan pembawa, 26.1% gula
alkohol, dan 26.3% air. Mutu emulsifier sebagai bahan baku sangat memengaruhi
mutu cake stabilizer yang dihasilkan, termasuk warna emulsifier. Masalah yang
dihadapi oleh PT Zeelandia Indonesia adalah bahan emulsifier yang datang dari
pemasok memiliki warna yang berkisar antara kuning kecokelatan hingga kuning
kejinggaan. Penggunaan emulsifier dengan warna yang tidak sesuai dengan standar
(putih) dianggap dapat menurunkan mutu produk cake stabilizer yang diproduksi.
Tujuan dari penelitian ini yaitu menentukan formula terpilih dari pencampuran
bahan emulsifier yang memiliki warna berbeda dalam membuat cake stabilizer
sesuai mutu standar produk yang dikehendaki oleh industri pangan. Pencampuran
emulsifier polyglycerol ester dan distilled monoglycerides berwarna dengan taraf
penggunaan 25%, 50%, 75%, dan 100% dalam pembuatan cake stabilizer
dianalisis dan dibandingkan mutunya dengan produk cake stabilizer kontrol. Mutu
produk secara fisik yang dianalisis yaitu warna cake stabilizer secara objektif
menggunakan chromameter maupun sensori menggunakan metode R-Index serta
spreadability gel yang terbentuk. Mutu cake stabilizer berdasarkan hasil aplikasi
yang dianalisis meliputi nilai specific gravity adonan sponge cake, tinggi sponge
cake setelah pemanggangan, serta struktur dan warna crumb sponge cake secara
sensori. Data hasil penelitian dianalisis menggunakan One-way ANOVA dengan
uji lanjut Dunnett. Penggunaan 100% polyglycerol esters berwarna kuning
kecokelatan tidak memengaruhi mutu produk cake stabilizer, namun dengan
pencampuran penggunaan emulsifier distilled monoglycerides berwarna kuning
kejinggaan dengan pemakaian di atas 50% menyebabkan warna produk cake
stabilizer yang berbeda signifikan terhadap kontrol. Penggunaan polyglycerol
esters berwarna kuning kecokelatan pada taraf 100% menyebabkan perbedaan
warna (ΔE*) yang terjadi terhadap kontrol sebesar 3.17, sementara penggunaan
100% polyglycerol esters berwarna kuning kecokelatan dan 100% distilled
monoglycerides berwarna kuning kejinggaan pada taraf 100% menyebabkan
perbedaan warna (ΔE*) yang terjadi terhadap kontrol sebesar 4.68. Penelitian ini
menunjukkan jika warna bahan emulsifier tidak memengaruhi mutu spredability
gel cake stabilizer, nilai specific gravity adonan, dan tinggi tengah kue serta
struktur pori crumb kue hasil aplikasi cake stabilizer, tapi memengaruhi warna dari
produk cake stabilizer akhir dan warna crumb kue dalam tahap aplikasi pembuatan
sponge cake.
