View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Animal Science
      • UT - Nutrition Science and Feed Technology
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Animal Science
      • UT - Nutrition Science and Feed Technology
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Komparasi Jenis Silo Trench, Drum, dan Trash Bag terhadap Kualitas Silase Ransum Komplit.

      Thumbnail
      View/Open
      Fullteks (10.55Mb)
      Date
      2017
      Author
      Indah, Lela Nur
      Despal
      Retnani, Yuli
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Pengawetan hijauan dalam bentuk silase untuk suplai pakan sapi perah secara berkesinambungan dipengaruhi oleh jenis bahan dan jenis silo. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan kualitas silase ransum komplit berbahan dasar jabon (jagung tebang pohon) yang dibuat pada silo trench (P1), drum (P2), dan trash bag (P3). Kualitas silase dapat diukur berdasarkan karakteristik fisik (warna, aroma, tekstur, dan keberadaan jamur), fermentatif (pH, bahan kering, kehilangan bahan kering, VFA (Volatile Fatty Acid), protein kasar, perombakan protein kasar, NH3 (Amonia), WSC (Water Soluble Carbohydrate) atau karbohidrart terlarut air, dan nilai fleigh), karakteristik utilitas (fermentabilitas dan kecernaan), dan stabilitas aerobik. Silase dibuat dengan penambahan konsentrat, molases, dan starter (silase ransum komplit) untuk menciptakan kondisi fermentasi yang baik. Proses ensilase berlangsung selama 21 hari. Hasil analisis menunjukkan bahwa silase ransum komplit jabon masih dalam kondisi stabil hingga minggu ke-15. Ketiga perlakuan silase menunjukkan perbedaan yang nyata (P<0.05) berdasarkan karakteristik fisik dan fermentatif. Persentase kerusakan silase yang disebabkan oleh jamur pada P1(1.65%) lebih tinggi dibandingkan dengan P2(0.034%), dan P3(1.417%). Nilai pH silase yang dihasilkan memiliki pH<4. Bahan kering (BK) silase yang dihasilkan berturut-turut P1(25.92%), P2(30.59%), dan P3(28%). Kehilangan bahan kering sebesar P1(7.64%). P2(2.97%), dan P3(5.56%). Koefisien cerna bahan kering (KCBK) silase jabon P1, P2, dan P3 yaitu 58.05%, 60.77%, dan 61.82%, dan koefisien cerna bahan organik (KCBO) pada silase 57.52%, 61.07%, dan 62.37%. Hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa silase ransum komplit menggunakan silo trench, drum, dan trash bag menghasilkan kualitas yang baik. Peternak disarankan dapat memilih jenis silo sesuai dengan kebutuhan dan ketersediaan hijauan.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/89972
      Collections
      • UT - Nutrition Science and Feed Technology [2933]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository