Show simple item record

dc.contributor.advisorDespal
dc.contributor.advisorRetnani, Yuli
dc.contributor.authorIndah, Lela Nur
dc.date.accessioned2018-01-31T06:29:40Z
dc.date.available2018-01-31T06:29:40Z
dc.date.issued2017
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/89972
dc.description.abstractPengawetan hijauan dalam bentuk silase untuk suplai pakan sapi perah secara berkesinambungan dipengaruhi oleh jenis bahan dan jenis silo. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan kualitas silase ransum komplit berbahan dasar jabon (jagung tebang pohon) yang dibuat pada silo trench (P1), drum (P2), dan trash bag (P3). Kualitas silase dapat diukur berdasarkan karakteristik fisik (warna, aroma, tekstur, dan keberadaan jamur), fermentatif (pH, bahan kering, kehilangan bahan kering, VFA (Volatile Fatty Acid), protein kasar, perombakan protein kasar, NH3 (Amonia), WSC (Water Soluble Carbohydrate) atau karbohidrart terlarut air, dan nilai fleigh), karakteristik utilitas (fermentabilitas dan kecernaan), dan stabilitas aerobik. Silase dibuat dengan penambahan konsentrat, molases, dan starter (silase ransum komplit) untuk menciptakan kondisi fermentasi yang baik. Proses ensilase berlangsung selama 21 hari. Hasil analisis menunjukkan bahwa silase ransum komplit jabon masih dalam kondisi stabil hingga minggu ke-15. Ketiga perlakuan silase menunjukkan perbedaan yang nyata (P<0.05) berdasarkan karakteristik fisik dan fermentatif. Persentase kerusakan silase yang disebabkan oleh jamur pada P1(1.65%) lebih tinggi dibandingkan dengan P2(0.034%), dan P3(1.417%). Nilai pH silase yang dihasilkan memiliki pH<4. Bahan kering (BK) silase yang dihasilkan berturut-turut P1(25.92%), P2(30.59%), dan P3(28%). Kehilangan bahan kering sebesar P1(7.64%). P2(2.97%), dan P3(5.56%). Koefisien cerna bahan kering (KCBK) silase jabon P1, P2, dan P3 yaitu 58.05%, 60.77%, dan 61.82%, dan koefisien cerna bahan organik (KCBO) pada silase 57.52%, 61.07%, dan 62.37%. Hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa silase ransum komplit menggunakan silo trench, drum, dan trash bag menghasilkan kualitas yang baik. Peternak disarankan dapat memilih jenis silo sesuai dengan kebutuhan dan ketersediaan hijauan.id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB (Bogor Agricultural University)id
dc.subject.ddcAnimal Feedingid
dc.subject.ddcSilage Technologyid
dc.subject.ddc2017id
dc.subject.ddcBogor-Jawa Baratid
dc.titleKomparasi Jenis Silo Trench, Drum, dan Trash Bag terhadap Kualitas Silase Ransum Komplit.id
dc.typeUndergraduate Thesisid
dc.subject.keywordransum komplitid
dc.subject.keywordsilaseid
dc.subject.keywordsilase tanaman jagungid
dc.subject.keywordsiloid
dc.subject.keywordstabilitas aerobikid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record