Show simple item record

dc.contributor.advisorSetiawan, Budi
dc.contributor.authorNurfitria, Ulin Nuha
dc.date.accessioned2017-05-31T10:15:20Z
dc.date.available2017-05-31T10:15:20Z
dc.date.issued2016
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/87044
dc.description.abstractBerat bayi lahir rendah (BBLR) merupakan suatu kejadian dimana bayi dengan berat badan kurang dari sama dengan 2500 gram. Pada tahun 2013, terjadi peningkatan kejadian BBLR di tingkat Provinsi Jawa Timur berdasarkan data Riskesdas 2013. Hal ini menjadi indikator masalah kesehatan masyarakat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor - faktor yang berkaitan dengan kejadian berat bayi lahir rendah (BBLR) di wilayah kerja Puskesmas Sukorejo Ponorogo tahun 2015. Desain penelitian yang digunakan adalah cross sectional study. Data ibu dan kelahiran bayi diperoleh dari register ibu yang terkumpul di bidan - bidan desa dari bulan Januari sampai Desember 2015. Populasi penelitian adalah ibu hamil yang berjumlah 612. Contoh penelitian terdiri atas 41 kelahiran BBLR dan 41 kelahiran normal. Hasil uji Mann Whitney menunjukkan ada perbedaan yang bermakna paritas, dan jarak kehamilan antara bayi BBLR dan normal. Hasil uji statistik menunjukkan bahwa terdapat hubungan signifikan antara paritas (p 0.003), jarak kehamilan (p 0.004), dan status gizi (p 0.048). Faktor yang berkaitan dengan dengan kejadian BBLR yaitu kadar hemoglobin (OR: 2.635 95%CI: 1.007-6.898) dengan nilai R square 15%.id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB (Bogor Agricultural University)id
dc.subject.ddcNutritionid
dc.subject.ddcnutrition of childrenid
dc.subject.ddc2016id
dc.subject.ddcPonorogo-Jawa Timurid
dc.titleFaktor – Faktor yang Berkaitan dengan Kejadian Berat Bayi Lahir Rendah (BBLR) Di Wilayah Kerja Puskesmas Sukorejo Ponorogoid
dc.typeUndergraduate Thesisid
dc.subject.keywordcross sectional studyid
dc.subject.keywordfaktor yang berkaitanid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record