Show simple item record

dc.contributor.advisorSyamsir, Elvira
dc.contributor.advisorFaridah, Didah Nur
dc.contributor.authorWinston Johanes S.
dc.date.accessioned2017-05-31T09:51:58Z
dc.date.available2017-05-31T09:51:58Z
dc.date.issued2016
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/86917
dc.description.abstractTanaman bligo (Benincasa hispida) merupakan tanaman yang mudah ditemukan di banyak negara tropis seperti Indonesia. Walaupun dipercaya bermanfaat oleh masyarakat akan khasiatnya, buah bligo masih belum dimanfaatkan secara maksimal. Proses pengeringan dibutuhkan untuk meningkatkan umur simpan dari buah bligo tersebut. Penelitian ini membuat tepung dari buah bligo sebagai upaya diversifikasi bahan pangan dengan metode tray dryer pada suhu 60oC selama ±9 jam. Proses pengupasan, pengecilan ukuran dan pengeringan memungkinkan terjadinya reaksi pencoklatan enzimatis dan non-enzimatis, sehingga dibutuhkan perlakuan pendahuluan untuk menekan reaksi tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk melihat perbedaan sifat fisiko kimia dari tepung yang dibuat dengan dua perlakuan pendahuluan yang berbeda. Perlakuan pendahuluan yang dimaksud adalah perendaman buah bligo di dalam larutan Na-metabisulfit 0.1% pada suhu awal larutan perendam suhu ruang (AB) dan 80oC (AP). Perlakuan perendaman dilakukan selama 10 menit. Selanjutnya, penepungan dilakukan dengan pindisc mill dan diayak dengan ukuran 60 mesh. Sifat-sifat fisikokimia yang dianalisis adalah kadar air, abu, protein, lemak, karbohidrat, pati, gula sederhana, warna, daya ikat air dan minyak, dan viskositas. Berdas.arkan analisis yang telah dilakukan, terdapat perbedaan antara perlakuan pada karakteristik fisik maupun kimia. Tepung yang diberikan perlakuan perendaman dalam air suhu ruang (AB) secara signifikan memiliki kadar air, abu, lemak, dan kadar serat larut (11.54%, 8.94%, 3.35% dan 2.01%) yang lebih tinggi dibandingkan dengan perlakuan AP. Kadar serat tidak larut dan kadar gula sederhana dari perlakuan AP (13.45% dan 37.51%) memiliki nilai yang secara signfikan lebih tinggi dibandingkan dengan perlakuan AB. Dari karakteristik fisiknya, ketiga parameter warna tepung yang dihasilkan memiliki perbedaan yang signifikan, begitu pula dengan parameter viskositas dari suspensi pada konsentrasi 10%. Viskositas dari larutan tepung bligo tersebut lebih tinggi pada perlakuan AB (45.38 Pa.s), dibandingkan dengan tepung AP (31.00 Pa.s).id
dc.language.isoidid
dc.publisherBogor Agricultural University (IPB)id
dc.subject.ddcFood science and technologyid
dc.subject.ddcFruit flourid
dc.subject.ddc2016id
dc.subject.ddcBogor, Jawa Baratid
dc.titleKarakterisasi Sifat Fisikokimia Tepung Buah Bligo (Benincasa Hispida).id
dc.typeUndergraduate Thesisid
dc.subject.keywordbligoid
dc.subject.keywordpengeringanid
dc.subject.keywordperlakuan pendahuluanid
dc.subject.keywordsifat fisikokimiaid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record