Keterkaitan Kualitas Konsumsi Pangan, Riwayat Pemberian Air Susu Ibu (ASI), dan Morbiditas dengan Kejadian Stunting pada Balita
Abstract
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dan menganalisis
keterkaitan kualitas konsumsi pangan, riwayat pemberian ASI, dan morbiditas,
dengan kejadian stunting pada balita. Penelitian ini menggunakan desain crosssectional
study dan dilakukan di kecamatan Rawang, kota Sungai Penuh, provinsi
Jambi pada bulan Maret sampai April 2016. Sampel berjumlah 60 balita terdiri
atas 30 balita stunting dan 30 balita normal. Kualitas konsumsi pangan contoh
dinilai melalui skor indeks gizi seimbang (IGS). Hasil penelitian menunjukkan
sebagian besar (81.7%) contoh tergolong tidak miskin. Sebagian besar (51.7%)
keluarga contoh tergolong kecil. Rata-rata tingkat kecukupan energi, protein,
lemak, karbohidrat, Fe, Fosfor, vitamin A dan vitamin C contoh stunting lebih
rendah dibandingkan dengan contoh normal. Sebagian besar (85.0%) kualitas
konsumsi pangan contoh tergolong buruk. Persentase contoh stunting (66.7%)
yang mendapat kolostrum lebih rendah dibandingkan dengan contoh normal
(73.4%). Presentase frekuensi sakit contoh stunting (33.3%) cenderung lebih
tinggi dibandingkan dengan contoh normal (26.7%). Hasil uji korelasi Spearman
menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pendidikan Ibu
dan pendapatan total keluarga dengan skor IGS. Tidak terdapat hubungan yang
signifikan antara skor indeks gizi seimbang dengan z-skor TB/U contoh.
Collections
- UT - Nutrition Science [3197]

