Show simple item record

dc.contributor.advisorJacoeb, Agoes M.
dc.contributor.advisorAbdullah, Asadatun
dc.contributor.authorDewi, Dian Purnama
dc.date.accessioned2017-05-31T05:12:31Z
dc.date.available2017-05-31T05:12:31Z
dc.date.issued2016
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/86197
dc.description.abstractIkan kakap putih (Lates Calcarifer) merupakan komoditas yang banyak dimanfaatkan di Indonesia. Salah satu cara pengolahan yang umum dilakukan masyarakat pada ikan kakap putih adalah dengan cara digoreng. Tujuan penelitan ini adalah menentukan pengaruh proses penggorengan dengan metode deep frying pada suhu 160 ᵒC dan suhu 180 ᵒC selama 5 menit pada kadar proksimat, asam lemak, kolesterol dan jaringan ikan kakap putih. Proses penggorengan menurunkan kadar air, abu dan protein serta meningkatkan kadar lemak. Proses penggorengan meningkatkan kadar asam lemak palmitat, oleat dan linoleat. Asam lemak secara keseluruhan mengalami penurunan setelah proses penggorengan. Fillet segar mengandung 1,07% EPA dan 5,17% DHA, Fillet goreng 160 ᵒC mengandung 0,36% EPA dan 1,07% DHA serta fillet goreng 180 ᵒC mengandung 0,01% EPA dan 0,54% DHA.id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB (Bogor Agricultural University)id
dc.subject.ddcAquatic product technologyid
dc.subject.ddcDeep Tryesid
dc.subject.ddc2016id
dc.subject.ddcBogor-Jawa Baratid
dc.titleProfil Asam Lemak, Kolesterol Dan Jaringan Skin On Fillet Ikan Kakap Putih (Lates calcarifer) Segar dan Setelah Proses Deep frying.id
dc.typeUndergraduate Thesisid
dc.subject.keywordAsam lemakid
dc.subject.keywordikan kakap putihid
dc.subject.keywordkolesterolid
dc.subject.keywordproses penggorengan.id


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record