Show simple item record

dc.contributor.advisorTanziha, Ikeu
dc.contributor.authorVioleta, Syska Dita
dc.date.accessioned2017-05-31T03:38:05Z
dc.date.available2017-05-31T03:38:05Z
dc.date.issued2016
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/85796
dc.description.abstractKualitas konsumsi pangan pada remaja menjadi perhatian karena remaja rentan mengalami masalah asupan zat gizi yang tidak seimbang. Penelitian ini bertujuan menganalisis kualitas konsumsi pangan pada remaja prehipertensi dan normal di Kabupaten Bogor. Desain penelitian yang digunakan adalah cross sectional study dengan total contoh sebanyak 90 orang yang diperoleh secara purposive. Data yang dikumpulkan meliputi data karakteristik individu, karakteristik status sosial ekonomi keluarga, pengetahuan gizi, konsumsi pangan, dan kualitas konsumsi pangan. Kualitas konsumsi pangan diukur menggunakan instrumen Healthy Eating Index (HEI) dengan pendekatan Pedoman Umum Gizi Seimbang (PUGS) Indonesia. Data dianalisis menggunakan uji korelasi Spearman. Hasil penelitian menunjukkan kualitas konsumsi pangan contoh membutuhkan perbaikan dengan rata-rata skor HEI sebesar 70. Hasil uji Spearman menunjukkan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara karakteristik individu, karakteristik status sosial ekonomi keluarga, dan pengetahuan gizi dengan kualitas konsumsi pangan (p>0.05), sedangkan terdapat hubungan yang signifikan dan positif antara tingkat kecukupan energi, protein, zat besi, vitamin A, dan vitamin C dengan kualitas konsumsi pangan (p<0.05).id
dc.language.isoidid
dc.publisherBogor Agricutural University (IPB)id
dc.subject.ddcNutrition scienceid
dc.titleKualitas Konsumsi Pangan Remaja Prehipertensi dan Normal di Kabupaten Bogorid
dc.typeUndergraduate Thesisid
dc.subject.keywordkualitas konsumsi panganid
dc.subject.keywordprehipertensiid
dc.subject.keywordpengetahuan giziid
dc.subject.keywordremajaid
dc.subject.keywordHealthy Eating Indexid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record