View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agricultural Technology
      • UT - Food Science and Technology
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agricultural Technology
      • UT - Food Science and Technology
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Identifikasi Perubahan Karakteristik Fisik Gula Pasir Akibat Proses Penggilingan Selama Penyimpanan Dan Penggunaan Kemasan Pada Skala Laboratorium

      Thumbnail
      View/Open
      Fulltext (12.86Mb)
      Date
      2015
      Author
      Prasetyo, Andhika
      Kusnandar, Feri
      Imam, Rosita Hardwianti
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Produk konfeksioneri adalah salah satu produk bahan makanan semi basah yang memiliki kadar gula tinggi seperti permen dan coklat. Produk confectionary biasanya berkaitan dengan bahan baku gula. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi perubahan karakteristk fisik gula pasir akibat proses penggilingan selama penyimpanan dan penggunaan beberapa jenis kemasan pada skala laboratorium. PT GarudaFood merupakan salah satu industri pangan yang mengalami permasalahan pada penggumpalan bahan baku gula halus selama penyimpanan. Setelah diidentifikasi dari beberapa faktor yang menyebabkan penggumpalan gula menunjukkan bahwa ukuran partikel dari gula dan peningkatan suhu gula akibat penggilingan mempengaruhi penggumpalan gula selama penyimpanan. Proses penggilingan pada gula pasir yang membuat ukuran partikel gula pasir menjadi lebih kecil membuat luas permukaan gula semakin besar. Luas permukaan yang besar akan membuat gula semakin mudah menyerap uap air. Ukuran partikel gula pasir sebelum giling adalah 0.85 mm dan setelah giling adalah 0.15 mm. Sementara itu, peningkatan suhu gula akibat penggilingan juga mempengaruhi penggumpalan gula halus selama penyimpanan. Gula yang bersifat higroskipis akan semakin sensitif terhadap uap air di lingkungan sehingga semakin tinggi suhu gula akan semakin mudah menyerap air dan mempercepat penggumpalan gula. Suhu gula pasir sebelum digiling adalah 27.12 °C dan suhu gula pasir setelah penggilingan meningkat menjadi 49.66 °C. Perlakuan kemasan pada penyimpanan gula halus menunjukkan bahwa gula halus setelah penyimpanan yang terbaik untuk tidak menggumpal adalah gula yang dikemas dengan menggunakan kemasan lapis HPDE+LDPE (lapis pertama HDPE, lapis kedua LDPE).
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/78119
      Collections
      • UT - Food Science and Technology [3620]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository