MT - Forestry: Recent submissions
Now showing items 401-420 of 1541
-
Karakteristik populasi dan potensi bioprospeksi keruing gunung (Dipterocarpus retusus Bl.) di Taman Nasional Gunung Rinjani, Provinsi NTB
(2015)Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) memiliki flora bernilai ekonomi tinggi, yaitu keruing gunung (Dipterocarpus retusus Bl.). Keruing gunung merupakan tumbuhan dengan habitus pohon yang berasal dari famili Dipterocarpaceae. ... -
Implikasi Kebijakan Peningkatan Kontribusi Sektor Kehutanan dari Tata air dan Karbon di Provinsi Riau
(2011)Kontribusi sektor kehutanan dihitung berdasarkan nilai produknya yaitu kayu sedangkan nilai lingkungan yang dihasilkan biasanya tidak diperhitungkan. Manfaat intangible yang sangat besar dari sektor kehutanan dan kontribusinya ... -
Kajian Habitat dan Populasi Badak sumatera di Kapi, Kawasan Ekosistem Leuser Propinsi Aceh
(2014)Badak sumatera mengalami penurunan populasi lebih dari 50% dalam dua dekade belakangan ini dengan populasi tersisa hanya kurang dari 200 individu di seluruh dunia. Perburuan, perubahan fungsi habitat menjadi bukan hutan ... -
Strategi Pemanfaatan Jasa Lingkungan Kawasan Karst Gua Gudawang Kabupaten Bogor
(2015)Pemanfaatan jasa lingkungan kawasan karst Gua Gudawang belum dilakukan secara optimal. Pemanfaatan yang telah dilakukan terbatas pada pengembangan gua sebagai objek wisata yang dikelola oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata ... -
Pemasaran Hasil Hutan Bukan Kayu (HHBK) di KPHL Batutegi Provinsi Lampung
(2023)KPHL Batutegi berdiri berdasarkan SK. 650/Menhut-II/2010 tanggal 28 Januari 2010 seluas 58.162 Ha yang saat ini didominasi pemanfaatan oleh masyarakat untuk berkebun berupa Izin Usaha Pemanfaatan Hutan Kemasyarakatan ... -
Strategi Pengembangan Kenari Sebagai Hasil Hutan Bukan Kayu (HHBK) Unggulan Daerah di Pulau Makian Provinsi Maluku Utara
(2015)Hasil hutan bukan kayu memiliki nilai ekonomi tinggi dan berpeluang untuk meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat. Namun demikian pengembangan usaha dan pemanfaatan hasil hutan bukan kayu selama ini ... -
Establishment of Vegetatively Propagated Khaya anthoteca Pre-Inoculated with Arbuscular Mycorrhizae Fungi (AMF) On an Ex-Coal Mined Site.
(2015)Coal mining provides a means for creating wealth and significantly contributes to export earnings, economic activity and employment whilst supporting regional development. For example, the mining sector of Indonesia ... -
Karakteristik Kayu Beech (Fagus sylvatica L.) Termodifikasi pada Berbagai Kondisi Furfurilasi
(2016)Kayu merupakan polimer alami yang mudah terdegradasi akibat faktor biotik maupun abiotik. Oleh karena itu pemanfaatannya sebagai bahan bangunan seringkali kurang optimal. Pada saat yang bersamaan, kompetisi pemanfaatan ... -
Etnobotani Masyarakat O Hongana Ma Nyawa, Sub Etnis Tobelo, di Desa Wangongira, Kabupaten Halmahera Utara
(2016)Etnobotani merupakan ilmu yang mengkaji pemanfaatan tumbuh-tumbuhan oleh suatu masyarakat. Kajian etnobotani berupaya untuk mendokumentasikan pengetahuan masyarakat tradisional dalam memanfaatkan tumbuh-tumbuhan ... -
Penerapan Konsep Ekogeowisata Berbasis Man and Biosphere Dalam Pengelolaan Geosite di Geoarea Pacitan
(2016)Geoarea Pacitan di Kabupaten Pacitan dikenal dengan sebutan Kota 1001 Gua yang merupakan bagian dari Geopark Nasional Gunung Sewu dan menjadi salah satu kawasan geowisata di Indonesia. Interaksi antara alam dengan manusia ... -
Pola Pengembangan Bambu Tutul sebagai Komoditas Unggulan di Maluku Utara
(2015)Bambu tutul (Bambusa maculata Widjaja) biasanya disebut dengan “bulu cina” oleh masyarakat lokal. Bambu tutul merupakan salah satu jenis bambu yang terkenal unik dengan mozaik berwarna coklat pada kulit batangnya, sehingga ... -
Aspek Ekonomi Pengusahaan Hutan Rakyat di Kabupaten Wonogiri
(2013)Rutan rakyat kini telah menjadi sumber utama kebutuhan kayu di pulau Jawa. Penelitian ini secara umum mengamati aspek ekonomi pengusahaan hutan (.yat terutama di Kecamatan Wonogiri dan peran petani hutan rakyat dalam mah ... -
Distribusi bahan pengawet CCA pada kayu tusam (pinus merkusii jungh.et de vries) untuk tiang listrik
(1981)Kayu tusam (Pinus merkusii Jungh. et de Vries) ukuran diameter tiang listrik, panjang 30 cm dengan kadar air dugaan rata-rata 35.13 persen, diawetkan dengan bahan pengawet CCA pada konsentrasi 7, 5 dan 3 persen memakai ... -
Efektivitas lapisan pelindung pada kayu jati dan pinus untuk penggunaan eksterior
(2016)Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui efektivitas lapisan pelindung berupa water repellent (WR), bahan pengawet dan cat serta kombinasi ketiga bahan tersebut pada kayu jati berdaur panjang, jati berdaur pendek dan pinus ... -
Karakterisasi Bidang Orientasi Penampang dan Kadar Air Kayu Berdasarkan Teknologi Kapasitansi Listrik
(2023-05-31)Kayu merupakan bahan dielektrik alami yang memiliki kemampuan untuk menyimpan muatan listrik. Sifat listrik yang dimiliki kayu berupa impedansi, konduktansi dan kapasitansi yang umumnya dipengaruhi oleh beberapa faktor ... -
Kesesuaian Suaka Margasatwa Dangku dan Sekitarnya Sebagai Kawasan Pelestarian Harimau Sumatera Panthera tigris sumatrae
(2012)Harimau sumatera merupakan salah satu dari tiga subspesies harimau di Indonesia yang masih ada dan kini menghadapi berbagai masalah yang menjadi penyebab kepunahannya. Suaka Margasatwa Dangku (DWR) dikenal sebagai salah ... -
Analisis Kekuatan Berdasarkan Pengujian Destruktif dan Kekakuan Lentur Berdasarkan Pengujian Non Destruktif OSB (Oriented Strand Board) dari Campuran Tiga Jenis Bambu
(2012)Salah satu bahan berlignoselulosa yang dapat dimanfaatkan sebagai substitusi bahan baku kayu untuk dikembangkan sebagai bahan baku Oriented Strand Board (OSB) adalah bambu. Bambu merupakan bahan baku bukan kayu yang ... -
Keanekaragaman spesies tumbuhan dan potensi pemanfaatannya di Taman Wisata Alam Buluhcina, Riau
(2013)Hutan rawa musiman merupakan salah satu tipe ekosistem yang produktif, mampu mengendalikan banjir, membersihkan polusi dan sebagai habitat berbagai flora, fauna. Hutan rawa musiman menyimpan berbagai macam keanekaragam ... -
Karakteristik Finir Kupas Kayu Jabon dan Sengon dengan Perlakuan Perebusan
(2014)Jabon dan sengon merupakan dua jenis pohon cepat tumbuh yang digunakan sebagai bahan baku pembuatan produk kayu lapis, com-ply dan LVL. Untuk informasi yang lebih baik pada proses produksi dan pemanfaatan finir, maka pada ...

