Browsing UT - Faculty of Agriculture by Subject "pupuk hayati"
Now showing items 1-12 of 12
-
Aplikasi Pembenaman Jerami, Pupuk Organik, dan Pupuk Hayati untuk Pengurangan Dosis Pupuk NPK pada Padi Sawah (Oryza sativa L.)
(2013)Penggunaan pupuk anorganik semakin tinggi oleh petani, tetapi kurang menguntungkan bagi produksi padi sawah. Pada kondisi tersebut perlu adanya peningkatan praktek agronomi seperti pengembalian residu tanaman atau aplikasi ... -
Pengaruh Aplikasi Pupuk Hayati dan Biopestisida terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Padi Varietas IF9
(2017)Padi (Oryza sativa L.) merupakan komoditas pangan yang dikonsumsi oleh hampir seluruh penduduk di Indonesia. Produksi padi Indonesia masih tergolong rendah, sementara permintaan beras semakin meningkat dari tahun ke tahun ... -
Pengaruh Dosis Pupuk (N,P,K) dan Formulasi Pupuk Hayati terhadap Produksi dan Mutu Benih Jagung Hibrida di Lapang.
(2017)Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kombinasi terbaik antara dosis pupuk (N,P,K) dengan formulasi pupuk hayati dalam meningkatkan produksi dan mutu benih jagung hibrida di lapang. Penelitian dilaksanakan di Balai ... -
Penggunaan Biost (Bio-Organic Soil Treatment) Untuk Mengurangi Penggunaan Pupuk Tunggal N, P, K Pada Tanaman Kelapa Sawit (Elaeis Guineensis) Belum Menghasilkan Umur Dua Tahun
(2015)Kelapa sawit adalah komoditas perkebunan utama di Indonesia. Luas areal perkebunan kelapa sawit di Indonesia terus meningkat hingga mencapai 10 956 231 hektar dan menghasilkan 29 344 479 ton CPO pada tahun 2014. Pupuk ... -
Penggunaan Pupuk Hayati untuk Meningkatkan Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Padi Sawah (Oryza sativa L.)
(2015)Pupuk hayati memberikan keuntungan dalam meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman, serta dapat mengurangi penggunaan pupuk anorganik. Penelitian bertujuan untuk mempelajari pengaruh penggunaan pupuk hayati terhadap ... -
Peran Bioseed Treatment dan Pupuk Hayati terhadap Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Padi serta Dinamika Investasi Gulma pada Tanaman Padi Sawah.
(2017)Padi merupakan sumber karbohidrat utama bagi sebagian besar masyarakat Indonesia. Upaya untuk mengurangi pupuk anorganik salah satunya adalah dengan aplikasi bioseed treatment dan pupuk hayati. Percobaan bertujuan ... -
Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Sorgum (Sorghum bicolor (L.) Moench) Varietas Numbu dengan Pemupukan Organik yang Berbeda
(2020)Sorgum merupakan komoditas pangan yang berpotensi untuk dikembangkan di Indonesia. Peningkatan produktivitas sorgum dapat dilakukan dengan penerapan budidaya yang baik, salah satunya pemupukan. Penelitian ini dilakukan ... -
Respon Padi Sawah Varietas If8 Terhadap Aplikasi Pupuk Hayati Yang Dikombinasikan Dengan Pupuk Sintetik Dan Organo Mineral Pada Inceptisol Situgede, Bogor
(2015)Beras merupakan kebutuhan pangan pokok lebih dari 90% penduduk Indonesia. Kebutuhan padi (beras) akan terus meningkat seiring dengan proyeksi laju pertambahan penduduk. Oleh karena itu, perlu dilakukan upaya untuk meningkatkan ... -
Respon Padi Sawah Varietas Unggul Lokal IF8 dan Lentera terhadap Aplikasi Kompos dan Pupuk Hayati pada Inceptisol Situgede, Bogor
(2017)Penerapan System of Rice Intensification (SRI) pada pertanaman padi sawah di Indonesia diharapkan dapat meningkatkan produktivitas dan produksi beras nasional karena input budidaya seperti air dan pupuk digunakan dengan ... -
Substitusi Sebagian Pupuk Kimia dengan Pupuk Organik Hayati dan Pupuk Hayati pada Caisim (Brassica juncea L.).
(2018)Penggunaan pupuk kimia secara terus menerus menyebabkan kerusakan pada tanah dan lingkungan. Hal ini disebabkan oleh penggunaannya yang tidak efisien, dosis yang berlebihan, dan tidak mengembalikan bahan organik ke ... -
Tanggap Dua Varietas Padi Sawah (Oryza Sativa L.) Terhadap Aplikasi Pupuk Organik Dan Pupuk Hayati
(2016)Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pertumbuhan, hasil, dan mutu hasil padi varietas Ciherang dan Mentik Wangi dengan aplikasi pupuk organik dan pupuk hayati. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan November ... -
Viabilitas dan Efektivitas Mikrob Mutan Pelarut Fosfat dan Kalium
(2019)Pupuk hayati dengan menggunakan berbagai jenis mikrob unggul memiliki kelemahan yaitu terjadinya kompetisi terhadap tempat tumbuh, nutrisi, dan antagonisme. Telah ditemukan mikrob (bakteri dan fungi) dengan kemampuan ...

