Show simple item record

dc.contributor.advisorFaridah, Didah Nur
dc.contributor.authorCahya, Rizki Ardhiwan
dc.date.accessioned2014-12-31T03:59:18Z
dc.date.available2014-12-31T03:59:18Z
dc.date.issued2014
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/72843
dc.description.abstractMinyak goreng mudah mengalami kerusakan selama penyimpanan dan saat penggorengan. Analisis sifat kimia minyak dapat menentukan kualitas dan tingkat kerusakan minyak. Verifikasi metode dilakukan sebagai salah satu syarat penerapan sistem jaminan mutu pada laboratorium penguji dalam meningkatkan kompetensi dan kepercayaan terhadap hasil uji yang absah. Pada penelitian ini, verifikasi metode analisis kimia minyak goreng dilakukan secara titrimetri berdasarkan metode AOAC dan SNI. Verifikasi metode sifat kimia tersebut meliputi analisis bilangan asam, bilangan iod, bilangan peroksida dan bilangan penyabunan. Tahapan pemilihan pereaksi dilakukan sebelum tahapan verifikasi metode yang bertujuan melihat pengaruh perubahan jenis dan jumlah pereaksi. Pemilihan pereaksi dilakukan pada jenis etanol yang digunakan untuk analisis bilangan asam dan bilangan penyabunan, serta jumlah pereaksi Hanus yang digunakan untuk analisis bilangan iod. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan etanol teknis untuk kedua analisis tersebut tidak berbeda nyata dengan etanol pro analysis sehingga dipilih etanol teknis. Penggunaan pereaksi Hanus 12,5 mL tidak berbeda nyata dengan penggunaan pereaksi Hanus 25 mL sehingga dipilih pereaksi Hanus sebanyak 12.5 mL untuk analisis bilangan iod. Hasil penelitian menunjukkan metode titrimetri yang digunakan telah memenuhi syarat uji ripitabilitas karena RSD analisis yang didapat lebih kecil dari 2/3 RSD Horwitz untuk bilangan asam, bilangan iod, bilangan peroksida, dan bilangan penyabunan. Metode analisis kimia minyak tersebut juga telah memenuhi syarat reprodusibiltas karena RSD analisis lebih kecil dari RSD Horwitz. Akurasi ditentukan dengan melakukan uji banding pada laboratorium yang telah terakreditasi. Analisis bilangan iod, bilangan asam, bilangan peroksida, dan bilangan penyabunan yang dilakukan pada penelitian tidak berbeda nyata dengan laboratorium terakreditasi x pada taraf nyata 5% dengan uji ANOVA sehingga analisis tersebut telah memenuhi syarat.en
dc.language.isoid
dc.subject.ddcFood Technologyen
dc.subject.ddcCooking oilen
dc.subject.ddc2014en
dc.subject.ddcBogor-Jawa Baraten
dc.titleVerifikasi Metode Analisis Kimia Minyak Gorengen
dc.subject.keywordAnalisis kimiaen
dc.subject.keywordkualitas minyaen
dc.subject.keywordminyak gorengen
dc.subject.keywordverifikasi.en


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record