Show simple item record

dc.contributor.advisorAstawan, Made
dc.contributor.authorPambudi, Ajie
dc.date.accessioned2014-02-06T03:59:00Z
dc.date.available2014-02-06T03:59:00Z
dc.date.issued2013
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/67735
dc.description.abstractTempe merupakan salah satu warisan budaya bangsa Indonesia. Improvisasi pengolahan tempe diperlukan untuk meningkatkan nilai tempe sebagai komoditas ekspor. Salah satu caranya ialah membuat tempe segar berbumbu. Tempe segar berbumbu dapat dibuat dengan cara mencampurkan bumbu setelah kedelai dimasak untuk kedua kalinya, ketika kedelai masih hangat dan basah, sebelum dilakukan peragian. Ada dua formula bumbu yang terpilih setelah melalui penelitian tahap I. Formula pertama ialah bumbu yang terbuat dari kombinasi garam, bawang putih bubuk, dan ketumbar bubuk; dan yang kedua ialah bumbu yang terbuat dari kombinasi garam, bawang putih bubuk, dan cabai bubuk. Masa simpan tempe segar berbumbu yang mendapat perlakuan blansir dan pengemasan vakum dapat diperpanjang hingga 3 hari jika dismpan pada suhu ruang, 8 hari pada suhu refrigerator, dan 28-29 hari pada suhu freezer.en
dc.language.isoid
dc.titleMasa Simpan Tempe Segar Berbumbu dengan Metode Vakum dan Suhu Penyimpananen
dc.subject.keywordMasa simpanen
dc.subject.keywordPemvakumanen
dc.subject.keywordSuhu Penyimpanan Tempe segar berbumbu.en


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record