Formulasi dan Pembuatan Banana Bars Berbahan Dasar Tepung Kedelai, Terigu, Singkong dan Pisang sebagai Alternatif Pangan Darurat
Abstract
Kerusakan yang timbul pasca bencana menyebabkan terputusnya jalur distribusi sehingga sering kali menyulitkan masyarakat pengungsi dalam memenuhi kebutuhan hidupnya terutama pangan. Bantuan pangan yang biasanya diberikan oleh pemerintah berupa mie instan dan beras. Bantuan pangan ini tergolong belum efektif dan kurang dapat memenuhi keseluruhan kebutuhan korban bencana. Salah satu cara untuk mengatasi hal tersebut adalah dengan merancang pangan darurat yang dapat memenuhi kebutuhan energi harian manusia dalam keadaan darurat dan dapat dikonsumsi secara langsung. Emergency Food Product (EFP) merupakan produk pangan olahan yang dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan energi harian manusia (2100 kkal) dikonsumsi pada situasi yang tidak normal seperti banjir, longsor, gempa bumi, musim kelaparan, kebakaran, peperangan dan kejadian lain yang mengakibatkan manusia tidak dapat hidup secara normal (IOM, 1995). Penelitian ini dibagi menjadi dua bagian yaitu penelitian pendahuluan dan penelitian utama. Penelitian pendahuluan terdiri dari pembuatan tepung kedelai dan tepung singkong kemudian dilanjutkan dengan analisis proksimat bahan baku. Penelitian utama terdiri dari formulasi produk pangan darurat banana bars, pembuatan produk pangan darurat banana bars berdasarkan formulasi, analisis proksimat produk pangan darurat, analisis statistik, uji sensori, dan pendugaan umur simpan. Tepung kedelai yang dihasilkan memiliki rendemen sekitar 70.83 %. Hasil analisis tepung kedelai melputi kadar air sebesar 4.14 %, kadar abu sebesar 5.36 %, kadar protein sebesar 41.70 %, kadar lemak 24.66 %, dan kadar kabohidrat sebesar 24.14 %. Rendemen tepung singkong yang dihasilkan sekitar 40 %. Hasil analisis tepung singkong meliputi kadar air sebesar 8.88 %, kadar abu sebesar 2.84 %, kadar protein sebesar 0.42 %, kadar lemak 1.49%, dan kadar kabohidrat sebesar 86.37 %. Hasil analisis tepung terigu meliputi kadar air sebesar 13.35 %, kadar abu sebesar 0.70 %, kadar protein sebesar 5.28 %, kadar lemak 11.76 %, dan kadar kabohidrat sebesar 68.91 %.
