Show simple item record

dc.contributor.authorSantri, Novilia
dc.date.accessioned2011-07-20T06:13:04Z
dc.date.available2011-07-20T06:13:04Z
dc.date.issued2006
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/48677
dc.description.abstractIndonesia merupakan negara pengimpor beras dan gandum dalam jumlah yang cukup tinggi. Oleh karena itu diperlukan usaha untuk menanggulangi masalah impor ini, salah satunya adalah dengan adanya program diversifikasi pangan. Komoditas ubi jalar sangat layak untuk dipertimbangkan dalam menunjang program diversifikasi pangan berdasarkan kandungan nutrisi, umur tanam yang relatif pendek, produktivitasnya yang tinggi, dan potensi lainnya (Widodo,1995). Ubi jalar merupakan tanaman penghasil karbohidrat yang paling produktif dan untuk memproduksinya membutuhkan air yang lebih sedikit dibandingkan dengan kebutuhan air padi, jagung, atau kentang. Daya adaptasinya sangat luas sehingga ubi jalar dapat berfungsi sebagai sumber pangan alternatif yang murah pada masa paceklik. Apabila konsumsi ubi jalar per kapita dapat ditingkatkan menjadi 60 kg/tahun, permintaan beras akan menurun, sehingga dapat mengurangi ketergantungan terhadap beras (Zuraida, 2005).en
dc.publisherIPB (Bogor Agricultural University)
dc.subjectBogor Agricultural University (IPB)en
dc.titleUji kinerja dan modifikasi alat pengering (rotary dryer) pada pengeringan sawut ubi jalar (Ipomea batatas L.) di unit pengolahan Badan Usaha Milik Petani (BUMP) Cibungbulangen


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record