Show simple item record

dc.contributor.advisorZakaria, Fransiska Rungkat
dc.contributor.authorSusanto, Heri
dc.date.accessioned2010-09-20T07:12:49Z
dc.date.available2010-09-20T07:12:49Z
dc.date.issued1997
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/39021
dc.description.abstractMasalah status gizi masyarakat Indonesia perlu mendapat perhatian serius mengingat makanan yang dikonsumsi pada umumnya telah mengalami pencemaran, baik pencemaran oleh mikroorganisme maupun pencemaran oleh senyawa-senyawa kimia. Pencemar-pencemar tersebut dapat memberikan dampak negatif bagi kesehatan melalui pembentukan radikal bebas dan gangguan sistem imunologi. Hasil penelitian yang dilakukan oleh Zakaria et al(1996) terhadap 80 orang pekeja industri adalah: kadar malonaldehida (MDA) sebesar 1.18 pmoK (untuk dewasa) dan 1.05 pmollL (untuk remaja); kadar vitamin C sebesar 1.63 m a(u ntuk dewasa) dan 1.65 mg/L (untuk remaja); kadar vitamin E sebesar 11.26 pmoK (untuk dewasa) dan 11.77 pmoK (untuk remaja). Sementara skor pencemaran total sebesar 1059.59 (untuk dewasa), dengan tingkat pencemaran Pb sebesar 555.52 (untuk dewasa) dan 833.10 (untuk Remaja). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mempelajari pengaruh suplementasi vitamin C dan vitamin E, yang berasal dari sayuran dan buah, terhadap kadar malonaldehida (MDA), kadar vitamin C dan E plasma serta kadar hemoglobin dan hematokrit. Juga dianalisa kadar Pb darah responden untuk melihat status pencemaran.id
dc.publisherIPB (Bogor Agricultural University)
dc.titleSuplementasi Vitamin C dan E dari Sayuran dan Buah untuk Memperbaiki Status Zat Gizi Antioksidan dan Untuk Menangkal Keracunan Pb pada Pekerja Industri di Daerah Bogorid


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record