Show simple item record

dc.contributor.authorFauzi, Dang Bunyan
dc.date.accessioned2010-09-07T04:06:48Z
dc.date.available2010-09-07T04:06:48Z
dc.date.issued1995
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/38787
dc.description.abstractPewarna merupakan bahan tambahan yang berfungsi untuk memberikan warna sehingga diperoleh produk yang mempunyai penampakan yang lebi'h baik dan juga meningkatkan penganekaragaman produk. Pewarna makanan terdiri atas pewarna alami dan pewarna sintetis. Pewarna sintetis mempunyai tingkat keamanan yang lebih rendah dari pada pewarna alami, bahkan beberapa diantaranya dapat menyebabkan karsinogen. Oleh karena itu perlu dikembangkan pewarna alami. Pewarna alami dapat berasal dari tanalnan atau sumber lainnya. Karena tanaman mempunyai aroma yang kadang-kadang tidak disukai maka pada saat ini telah dikembangkan pewarna alami dari mikroba. Salah satu diantaranya adalah kapang Monascus purputeus yang dapat menghasilkan piginen berwarna merah yang biasa disebut angkak,id
dc.publisherIPB (Bogor Agricultural University)
dc.titleToksisitas dan Imunogenisitas Pigmen Angkak yang diproduksi dari Kapang Monascus purpureus pada Substrat Limbah Cair Tapiokaid


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record