Show simple item record

dc.contributor.authorHerman
dc.date.accessioned2010-07-09T06:52:34Z
dc.date.available2010-07-09T06:52:34Z
dc.date.issued1999
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/31702
dc.description.abstractMinyak sawit mengandung 40 persen asam oleat yang merupakan asam lemak tidak jenuh tunggal dan juga terdiri dari 49 persen asam lemak jenuh terutama asam palmitat dan stearat. Dengan melihat kandungan asam oleatnya pada posisi ke-2 triasilgliserolnya, maka sangat cocok digunakan sebagai bahan baku untuk pembuatan cocoa butter equivalent, dimana Cf!E ini mengandung POS (l-palmitoyl- 2-oIeoyl-3-stearoyl-glyserol) yang tinggi, disusul SOS (1,3-stearoyl-2-oleoylglyserol), POP (1,3-dipalmitoyl-2-oleoyl-gliserol) dan komponen minor lainnya. Tujuan penelitian ini yaitu menentukan kondisi hidrolisis optimum minyak olein untuk menghasilkan monoasilgliserol (2-monooleat) menggunakan biokatalis dedak padi dan lypozime, melakukan interesterifikasi stearat dengan olein dan produk hidrolisisnya pada berbagai waktu reaksi dan mengkarakterisasi produk interesterifikasi enzimatik untuk tujuan Cocoa Butler Equivalent (CBE), yaitu kandungan lemak padat dan profil komposisi lipidanya.id
dc.publisherIPB (Bogor Agricultural University)
dc.titlePenggunaan Lipase Dedak dan Lypozime dalam Boihidrolisis Olein Minyak Sawit dan Interesterifikasi Enzimatik untuk Menghasilkan Bahan Baku Cocoa Butter Equivalent (CBE)id


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record