Show simple item record

dc.contributor.authorMulyani, Ivonne Dwi
dc.date.accessioned2010-05-12T11:41:10Z
dc.date.available2010-05-12T11:41:10Z
dc.date.issued2003
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/20707
dc.description.abstractSalah satu masalah yang dihadapi produk minuman ringan berkarbonasi adalah kehilangan gas CO2 akibat kondisi penyimpanan yang beragam. Bila pengaruh kondisi penyimpanan tersebot dapat diketalmi maka departemen QA dapat mencari cara pengendalian dan pemeliharaan kualitas yang tepat. Percobaan kehilangan gas CO2 (carbonation loss) dilakukan dengan melakukan uji penyimpanan produk, uji produk contoh dari pasar, uji antar katup pengisi dan pengamatan kemampuan a1at Intermix. Alat untuk mengukur volume gas adalah Zahm Modified Piercing Device. Hasil pengukuran kemudian dikonversikan ke dalam suatu indeks volume gas sehingga diperoleh suatu volume gas yang mewakili suatu produk. Standar volume gas yang ditetapkan untuk Sprite adalah 3,75 +/- 0,25.id
dc.publisherIPB (Bogor Agricultural University)
dc.titlePengujian Kehilangan Gas CO2 pada Produk "SPRITE" daIam Kemasan Botolid
dc.title.alternativeStudi kasus di PT Coca-Cola Bottling Indonesia, Cibitung-Bekasi)id
dc.typeThesisid


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record