Show simple item record

dc.contributor.advisorDewanti, Ratih
dc.contributor.advisorPurnomo, Eko Hari
dc.contributor.authorAr-rasyid, Abdurrahman Kamil
dc.date.accessioned2026-08-18T23:35:41Z
dc.date.available2026-08-18T23:35:41Z
dc.date.issued2026
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/179653
dc.description.abstractSarapan merupakan salah satu waktu makan penting bagi anak sekolah untuk memenuhi kebutuhan energi dan zat gizi serta mendukung aktivitas belajar. Namun, keterbatasan waktu dalam menyiapkan sarapan dapat mendorong kebutuhan akan pangan siap santap yang praktis terus meningkat. Salah satu alternatif yang berpotensi dikembangkan adalah pangan steril ready-to-eat karena memiliki umur simpan panjang, aman dikonsumsi, dan dapat disimpan pada suhu ruang. Penelitian ini bertujuan mengembangkan nasi daun jeruk steril serta mengevaluasi kecukupan panas, kandungan gizi, penerimaan sensori, dan umur simpan produk. Penelitian dilakukan melalui pengembangan formulasi, uji kecukupan panas, kandungan gizi, sensori, dan umur simpan. Hasil penelitian menunjukkan formulasi terbaik menggunakan 100 g beras dan 160 mL air dengan lauk ayam suwir daun jeruk dan telur orak-arik serta waktu sterilisasi 50 menit. Sterilisasi komersial pada suhu aktual 111 °C menghasilkan nilai F0 3,8 menit sehingga memenuhi kecukupan proses sterilisasi. Produk memberikan kontribusi AKG harian anak usia 7–9 tahun sebesar 18,33% energi, 60,48% protein, 13,02% karbohidrat, 26,83% serat pangan, 11,05% natrium, 15,24% lemak, dan 6,41% gula. Hasil uji sensori menunjukkan produk diterima dengan baik oleh anak sekolah. Umur simpan berdasarkan parameter aroma telur pada ordo satu adalah 8,8 bulan pada 25 °C dan 7,0 bulan pada 30 °C.
dc.description.abstractBreakfast is an important meal for school-aged children to meet their energy and nutrient requirements and support learning activities. However, limited time for breakfast preparation has increased the need for practical ready-to-eat foods. Commercially sterilized ready-to-eat products are a promising alternative because they have a long shelf life, are safe for consumption, and can be stored at room temperature. This study aimed to develop commercially sterilized kaffir lime rice and evaluate its sterilization adequacy, nutritional value, sensory acceptance, and shelf life. The results showed that the selected formulation consisted of 100 g of rice, 160 mL of water, shredded chicken with kaffir lime leaves, scrambled egg, and a sterilization time of 50 min. Commercial sterilization at an actual temperature of 111 °C produced an F0 value of 3.8 min, meeting the required sterilization adequacy. One serving contributed 18.33% of daily energy, 60.48% protein, 13.02% carbohydrate, 26.83% dietary fiber, 11.05% sodium, 15.24% fat, and 6.41% sugar requirements for children aged 7–9 years. The product sensory evaluation was well accepted by schoolchildren and had an estimated shelf life of 8,8 months at 25 °C and 7,0 months at 30 °C.
dc.description.sponsorshipProyek Dosen
dc.language.isoid
dc.publisherIPB Universityid
dc.titlePengembangan Makanan Steril Komersial Berbasiskan Nasi Daun Jeruk dengan Presto Modifikasiid
dc.title.alternativeDevelopment of Commercially Sterilized Kaffir Lime Rice Using a Modified Pressure Cooker
dc.typeSkripsi
dc.subject.keywordNasi daun jeruk sterilid
dc.subject.keywordpangan siap santapid
dc.subject.keywordsterilisasi komersialid
dc.subject.keywordUji sensoriid
dc.subject.keywordumur simpanid
dc.subtypeUndergraduate Theses


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record