Pengaruh Konsep Diri, Dukungan Sosial, dan Penggunaan Media Digital terhadap Cyberbullying Remaja
Abstract
Beralihnya interaksi remaja ke media digital meningkatkan risiko
cyberbullying yang berdampak pada kesehatan mental. Penelitian kuantitatif
dengan desain cross-sectional study ini bertujuan menganalisis karakteristik remaja
serta pengaruh konsep diri, dukungan sosial, dan penggunaan media digital
terhadap korban dan pelaku cyberbullying. Sebanyak 300 remaja berusia 14–19
tahun di Kota dan Kabupaten Bogor dipilih menggunakan teknik non-probability
purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur dan dianalisis
menggunakan SPSS 25 serta SmartPLS. Hasil menunjukkan bahwa sebagian besar
remaja memiliki konsep diri rendah, dukungan sosial sedang, dan penggunaan
media digital rendah. Sebagian besar responden berada pada ketegori baik korban
maupun pelaku cyberbullying, dengan kecenderungan lebih tinggi di Kota Bogor.
Konsep diri berpengaruh negatif signifikan terhadap korban cyberbullying.
Dukungan sosial tidak berpengaruh langsung terhadap korban maupun pelaku,
tetapi meningkatkan konsep diri dan secara tidak langsung menurunkan risiko
menjadi korban. Penggunaan media digital tidak berpengaruh signifikan terhadap
cyberbullying. Penguatan konsep diri melalui dukungan sosial diperlukan untuk
mewujudkan lingkungan digital yang lebih aman bagi remaja.

