Show simple item record

dc.contributor.advisorHastuti, Dwi
dc.contributor.authorFebbyani, Nayla Agita
dc.date.accessioned2026-08-11T14:48:38Z
dc.date.available2026-08-11T14:48:38Z
dc.date.issued2026
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/178294
dc.description.abstractAnak usia sekolah menurut Erikson berada pada fase industry versus inferiority. Fase tersebut menunjukkan bahwa anak-anak pada usia sekolah perlu mengembangkan ketekunan agar dapat tumbuh menjadi individu yang kompeten. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji lebih lanjut bagaimana pengaruh pola asuh moral, kelekatan emosional, dan keteladanan moral ibu terhadap karakter tekun anak usia sekolah. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif cross sectional study dengan purposive sampling dan melibatkan 109 pasangan ibu dan anak dengan usia sekolah dari sekolah islam terpadu yang ada di Kecamatan Bogor Barat. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa karakter tekun anak usia sekolah berada pada kategori tinggi. Adapun pola asuh moral paling banyak berada pada kategori sedang, kelekatan emosional pada kategori rendah, dan keteladanan moral ibu pada kategori tinggi. Selain itu, terdapat pengaruh positif signifikan antara pola asuh moral dan dimensi kepercayaan kelekatan terhadap karakter tekun anak usia sekolah, sedangkan keteladanan moral ibu dan dimensi keterasingan kelekatan memiliki pengaruh negatif signifikan terhadap karakter tekun anak usia sekolah. Hasil penelitian menyarankan perlunya pola asuh moral dan kelekatan ibu-anak sebagai komponen yang dapat meningkatkan karakter tekun anak usia sekolah.
dc.description.abstractAccording to Erikson, school-age children are in the industry versus inferiority stage, during which they need to develop perseverance to become competent individuals. This study examined the influence of moral parenting, emotional attachment, and maternal modeling on children’s perseverance. A quantitative cross-sectional study using purposive sampling involved 109 mother-child pairs from an integrated Islamic school in Bogor Barat District. The results showed high levels of perseverance and maternal modeling, moderate moral parenting, and low emotional attachment. Moral parenting and the trust dimension of attachment had significant positive influences on perseverance, whereas maternal modeling and the alienation dimension of attachment had significant negative influences. These findings highlight the importance of moral parenting and mother-child attachment in strengthening perseverance among school-age children.
dc.description.sponsorship
dc.language.isoid
dc.publisherIPB Universityid
dc.titlePengaruh Pola Asuh Moral, Kelekatan Emosional, serta Keteladanan Moral Ibu terhadap Karakter Tekun Anak Usia Sekolahid
dc.title.alternativeThe influence of moral parenting, emotional attachment, and maternal role modeling on the perseverance character of schoolage children
dc.typeSkripsi
dc.subject.keywordpola asuh moralid
dc.subject.keywordkelekatan emosionalid
dc.subject.keywordketeladanan moral ibuid
dc.subject.keywordtekunid
dc.subject.keywordanak usia sekolahid
dc.subtypeUndergraduate Theses


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record