Analisis Kebutuhan Intelligence Dashboard pada PT Philips Industries Batam
Date
2026Author
Purnomo, Mohamad Rian
Sukmawati, Anggraini
Mulya, Diki Akhwan
Metadata
Show full item recordAbstract
PT Philips Industries Batam menghadapi ketidaksesuaian volume produksi
dan permintaan pasar akibat kendala internal serta volatilitas eksternal, yang
diperparah oleh keterbatasan sistem dalam melacak riwayat hutang produksi.
Penelitian ini bertujuan menganalisis kebutuhan sistem pemantauan perencanaan
pasokan pintar guna meningkatkan efisiensi manajemen rantai pasok global.
Metode Analytical Hierarchy Process diterapkan untuk menentukan prioritas fitur
visualisasi data berdasarkan penilaian terstruktur dari para pakar. Hasil penelitian
mengungkapkan bahwa dimensi efektivitas fungsi dan kemampuan pengoperasian
sistem menempati prioritas tertinggi bagi pengguna, dengan visibilitas data sebagai
penentu paling fundamental, serta pembuatan sistem baru sebagai alternatif solusi
terbaik. Sebagai implikasi, penelitian ini merekomendasikan perancangan sistem
pemantauan baru dengan hak otorisasi penuh bagi perencana pasokan lokal di
Batam untuk mengeliminasi fragmentasi data dan mengubah pola pengambilan
keputusan operasional menjadi lebih proaktif berbasis data. PT Philips Industries Batam faces a mismatch between production volume
and market demand due to internal operational constraints and external volatility,
aggravated by the existing system's inability to track historical production backlogs.
This study aims to analyze the requirements of an intelligent supply planning
monitoring system to improve operational efficiency in global supply chain
management. The Analytical Hierarchy Process method is applied to determine the
priority order of data visualization features based on expert evaluations. The results
reveal that functional effectiveness and system operability hold the highest priority
for users, with data visibility acting as the most fundamental determinant and
developing a new monitoring system emerging as the best alternative solution.
Consequently, this study recommends designing a new monitoring system with full
authorization rights for local supply planners in Batam to eliminate data
fragmentation and shift operational decision-making toward a proactive, data-
driven approach.
Collections
- UF - Management [3737]

