| dc.description.abstract | Budaya keamanan pangan (BKP) merupakan faktor penting dalam mendukung efektivitas sistem manajemen keamanan pangan. Di Indonesia saat ini belum terdapat pedoman yang dapat dijadikan sebagai acuan penerapannya oleh industri pangan olahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi konsep BKP berdasarkan literatur ilmiah dan menyusun rancangan pedoman yang sesuai dengan kondisi industri pangan olahan di Indonesia. Penelitian menggunakan metode systematic literature review dengan diagram alir Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses terhadap literatur ilmiah. Sebanyak 11 artikel ilmiah dan 3 standar internasional dianalisis untuk mensintesis definisi, elemen, langkah implementasi, dan model pengukuran BKP, kemudian dibandingkan dengan Peraturan BPOM No 10 Tahun 2023 sebagai dasar penyusunan pedoman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi merupakan elemen BKP yang paling banyak dibahas (92,86%), diikuti komitmen (85,71%), kepemimpinan (71,43%), kesadaran terhadap risiko (64,29%), dan ketersediaan sumber daya (35,71%). Penelitian juga mengidentifikasi sebanyak 52 indikator implementasi BKP. Model pengukuran yang paling banyak digunakan adalah survei berbasis kuesioner (92,86%) dengan skala Likert lima tingkat, diikuti observasi dan pengamatan (64,29%), serta wawancara (42,86%). Penelitian ini menghasilkan rancangan pedoman BKP yang diharapkan dapat menjadi acuan bagi industri pangan olahan dalam membangun, menerapkan, dan mengevaluasi BKP. | |