Strategi Pengembangan Usaha Kedai Kopi (Studi Kasus: Cafe Garasi Aza)
Date
2026Author
FATHURROHMAN, MUHAMMAD
Suwarsinah, Rr. Heny Kuswanti
Sari, Anggi Mayang
Metadata
Show full item recordAbstract
Cafe Garasi Aza resmi dibuka pada November 2020. Namun, sejak tahun 2020 hingga 2025, mengalami stagnasi pendapatan. Selain itu, kedai ini juga belum secara optimal memanfaatkan sumber daya yang dimiliki untuk bersaing di industri makanan dan minuman. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor internal dan eksternal yang memengaruhi kinerja Cafe Garasi Aza serta merumuskan strategi bisnis yang tepat. Metode yang digunakan adalah kerangka formulasi strategi tiga tahap, yang mencakup Matriks IFE-EFE, Matriks IE, Matriks SWOT, dan QSPM. Hasil analisis menunjukkan bahwa Cafe Garasi Aza memiliki empat faktor kekuatan, enam kelemahan, empat peluang, dan enam ancaman. Berdasarkan Matriks IE, posisi kedai berada pada kuadran V, yang menyarankan strategi ideal berupa penetrasi pasar dan pengembangan produk. Sementara itu, analisis SWOT menghasilkan delapan alternatif strategi, dengan prioritas utama adalah mengembangkan sistem pemasaran digital yang terstruktur melalui pengelolaan aktivitas live streaming, konten media sosial, promosi digital secara konsisten, serta optimalisasi platform digital untuk meningkatkan daya saing bisnis. Cafe Garasi Aza officially opened in November 2020. However, from 2020 to 2025, the business experienced stagnant revenue growth. In addition, the cafe has not yet optimally utilized its available resources to compete in the food and
beverage industry. This study aims to identify internal and external factors influencing Cafe Garasi Aza performance and formulate an appropriate business strategy. The method used is a three-stage strategy formulation framework,
including the IFE-EFE Matrix, the IE Matrix, the SWOT Matrix, and the QSPM. The analysis shows that Cafe Garasi Aza has four strengths, six weaknesses, four opportunities, and six threats. Based on the IE Matrix, the cafe is positioned in
quadrant V, suggesting an ideal strategy of market penetration and product development. Meanwhile, the SWOT analysis yielded eight alternative strategies, with the highest priority being the development of a structured digital marketing
system by managing live streaming activities, creating social media content, implementing consistent digital promotional campaigns, and optimizing digital
platforms to strengthen the business's competitive position.
Collections
- UT - Business [759]

