Show simple item record

dc.contributor.advisorNurhayati, Tati
dc.contributor.advisorNurjanah
dc.contributor.authorMUBAROKAH, RIKA
dc.date.accessioned2026-08-03T09:16:37Z
dc.date.available2026-08-03T09:16:37Z
dc.date.issued2026
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/176901
dc.description.abstractIkan nila merupakan komoditas air tawar bernilai ekonomis tinggi yang bersifat mudah rusak (perishable food), sehingga memerlukan penanganan untuk memperlambat kemunduran mutu. Penelitian ini bertujuan mengkarakterisasi ekstrak etanol 80% (v/v) daun teh hijau (Camellia sinensis) serta menentukan konsentrasi terbaiknya sebagai bahan preservasi alami pada ikan nila selama penyimpanan suhu chilling. Penelitian menggunakan rancangan acak lengkap satu faktor dengan empat perlakuan, yaitu kontrol (akuades) serta ekstrak 1%, 1,25%, dan 1,5% (b/v). Pengamatan dilakukan pada hari ke-0, 3, 6, 9, dan 12 melalui analisis pH, total volatile base (TVB), total plate count (TPC), sensori, dan histologi. Ekstrak daun teh hijau mengandung senyawa fenolik dan flavonoid dengan aktivitas antioksidan sangat kuat (IC50 22,25 ppm). Perlakuan ekstrak 1,5% menghasilkan kemampuan terbaik dalam menghambat kemunduran mutu ikan nila dengan nilai TVB 19 mg N/100 g, TPC 5,39 log CFU/g, dan pH 6,71 pada hari ke-12, serta struktur jaringan otot yang lebih terjaga dibandingkan kontrol. Ekstrak daun teh hijau 1,5% merupakan perlakuan terbaik yang terbukti efektif sebagai bahan preservasi alami pada ikan nila, sehingga kualitas produk dapat dipertahankan hingga hari ke-9 pada kondisi penyimpanan suhu chilling.
dc.description.abstractTilapia is a high-value freshwater commodity that is highly perishable and requires preservation methods to maintain quality. This study aimed to characterize 80% (v/v) ethanol extract of green tea leaves (Camellia sinensis) and determine its optimal concentration as a natural preservative for nile tilapia during chilled storage. A completely randomized design with four treatments was used: control (aquades), 1%, 1.25%, and 1.5% (b/v) extract. Observations were conducted on days 0, 3, 6, 9, and 12 through pH, total volatile base (TVB), total plate count (TPC), sensory, and histological analysis. Green tea extract contained phenolic compounds and flavonoids with strong antioxidant activity (IC50 22.25 ppm). The 1.5% extract treatment demonstrated the best efficacy in inhibiting quality deterioration, with TVB of 19 mg N/100 g, TPC of 5.39 log CFU/g, and pH of 6.71 on day 12, along with better preserved muscle tissue structure. Green tea leaf extract at 1.5% concentration is the optimal natural preservative for nile tilapia, maintaining product quality until day 9 under chilled storage conditions.
dc.description.sponsorship
dc.language.isoid
dc.publisherIPB Universityid
dc.titleAplikasi Ekstrak Daun Teh Hijau sebagai Bahan Preservasi pada Ikan Nila selama Penyimpanan Suhu Chillingid
dc.title.alternativeApplication of Green Tea Leaf Extract as a Natural Preservative for Tilapia during Chilling Storage
dc.typeSkripsi
dc.subject.keyworddaun teh hijauid
dc.subject.keywordikan nilaid
dc.subject.keywordpenyimpanan chillingid
dc.subject.keywordpreservasi alamiid
dc.subtypeUndergraduate Theses


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record